Khatib Jumat Tehran: Keamanan Timteng Bergantung pada Kehadiran Militer Iran
-
Hujatulislam Kazem Sedighi
Khatib Jumat Tehran mengatakan, terwujudnya keamanan dan stabilitas di kawasan Timur Tengah bergantung pada kehadiran Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran.
Hujatulislam Kazem Sedighi, Khatib Jumat Tehran dalam khutbahnya menyinggung perang delapan tahun di era Pertahanan Suci dan perang yang dipaksakan rezim Saddam Hussein, Irak terhadap Iran.
Ia menuturkan, Pertahanan Suci menggambarkan pertarungan antara cita-cita Revolusi Islam melawan kekuatan-kekuatan imperialis dunia.
Hujatulislam Sedighi menjelaskan bahwa rakyat Iran berjuang selama delapan tahun dalam melawan agresi militer dan penindasan yang dilakukan kekuatan-kekuatan adidaya dunia.
"Sejarah membuktikan, bangsa Iran bukan agresor, akan tetapi jika sebuah negara menyerang Iran, maka ia akan mendapat balasan tegas dari Angkatan Bersenjata Republik Islam Iran," ujarnya.
Khatib Jumat Tehran juga mengatakan bahwa Iran akan melanjutkan perang melawan terorisme dengan kekuatan penuh.
Ia menerangkan, slogan perang melawan terorisme yang terus diteriakkan Amerika dan Barat, tidak lebih dari sebuah kebohongan, pasalnya mereka adalah pendukung terorisme itu sendiri.
Hujatulislam Sedighi di bagian lain khutbanya mengecam serangan terbaru Amerika Serikat terhadap pasukan Suriah dan tewasnya sejumlah tentara negara itu.
Ia menegaskan, langkah Amerika itu sebelumnya juga dilakukan dalam serangan ke posisi pasukan sukarelawan rakyat Irak, Al Hashd Al Shaabi dan dukungan atas serangan rezim Zionis Israel ke markas pasukan Suriah di Quneitra yang dilakukan bersama Arab Saudi.
Khatib Jumat Tehran menambahkan, hari ini jaringan internasional anti-independensi negara-negara dunia dan kebangkitan Islam di kawasan serta dunia, tengah bergerak atas nama perang melawan terorisme. (HS)