Iran Meminta India dan Pakistan Menahan Diri
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran Bahram Qasemi, menyeru India dan Pakistan untuk menahan diri demi mencegah eskalasi ketegangan di antara kedua negara.
Seperti dikutip IRNA, Qasemi pada Jumat (30/9/2016) mengatakan bahwa berlanjutnya ketegangan antara New Delhi dan Islamabad akan mendorong ketidakstabilan regional.
"Republik Islam Iran meminta dua negara bertetangga, India dan Pakistan untuk menahan diri dan tidak menempuh jalur yang tidak damai. Tehran mendesak kedua pihak untuk menyelesaikan masalah mereka melalui negosiasi langsung," tambahnya.
Menurut Qasemi, ketegangan lebih lanjut antara India dan Pakistan akan membuka ruang bagi kehadiran para ekstremis dan teroris serta negara-negara pendukung mereka untuk mengobarkan ketidakamanan dan instabilitas di kawasan.
Dia menyarankan New Delhi dan Islamabad untuk menemukan cara-cara damai dan rasional dalam memecahkan masalah dan menghindari langkah-langkah provokatif atau penggunaan kekuatan militer.
"Negara-negara dengan budaya dan peradaban yang kaya seperti India dan Pakistan, dapat menyelesaikan konflik mereka melalui dialog dan kesepahaman," tegas Qasemi.
Pekan lalu pasca serangan ke pangkalan militer India di kota Uri di utara Kashmir yang dikontrol India, New Delhi secara langsung menuduh Islamabad terlibat dalam serangan tersebut. Namun, pemerintah Pakistan membantah terlibat dalam serangan ke pangkalan militer India dan menuntut investigasi internasional. (RM)