Perwakilan Iran dan Uni Eropa Bahas Krisis Regional
Deputi Menlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika, Hossein Jaberi Ansari dan Sekjen Layanan Aksi Eksternal Uni Eropa Helga Schmid, berdiskusi tentang krisis Suriah dan Yaman selama pertemuan mereka di Brussels.
Dalam pertemuan Minggu (9/10/2016), Jaberi Ansari menyoroti konflik yang sedang berlangsung dan krisis kemanusiaan di kedua negara tersebut.
Ia mengutuk serangan Arab Saudi terhadap sebuah upacara berkabung di Sana'a, Yaman dan menegaskan bahwa berlanjutnya pembantaian warga sipil di negara itu mencerminkan kebijakan gagal Saudi di Yaman dan kawasan.
Jaberi Ansari menekankan pentingnya perhatian masyarakat dunia terhadap tindakan seperti itu dan menyerukan reaksi tegas Uni Eropa terhadap kejahatan Arab Saudi.
Berbicara tentang krisis di Suriah, diplomat Iran ini menilai solusi politik sebagai satu-satunya cara untuk mengakhiri krisis Suriah.
Menurutnya, keberhasilan solusi politik membutuhkan partisipasi mayoritas para pemain asing yang mendukung cara ini dan menggelar dialog serius intra-Suriah sehingga rakyat Suriah dapat menentukan masa depan negaranya.
Sementara itu, Helga Schmid juga menyayangkan serangan Saudi terhadap kerumunan warga di sebuah acara duka di Yaman, dan mengatakan Uni Eropa dalam sebuah pernyataan telah mengecam serangan terhadap warga sipil di Sana'a.
Ia mengapresiasi dukungan Iran dan menyerukan penguatan kerjasama antara Uni Eropa dan Tehran di bidang fasilitasi penyaluran bantuan kemanusiaan ke daerah-daerah konflik di Suriah.
Uni Eropa, tegasnya, juga sepenuhnya sepakat dengan pandangan Iran bahwa krisis Suriah hanya bisa diselesaikan lewat jalur politik dan bukan militer. Eropa akan memfokuskan upayanya pada jalur penyelesaian ini. (RM)