Jaberi Ansari: Saudi Membentur Jalan Buntu di Yaman
-
Jaberi Ansari, Deputi Kemenlu Iran
Deputi Kementerian Luar Negeri Iran untuk urusan Arab dan Afrika mengatakan, Arab Saudi membentur jalan buntu di arena perang dan politik di Yaman.
Sadeq Hossein Jaberi Ansari, Depui Kemenlu Iran untuk urusan Arab dan Afrika, Rabu (12/10) dalam artikelnya yang dimuat Fars News menuturkan, pembunuhan rakyat Yaman di Sanaa adalah simbol kebodohan dan kebijakan pelanggaran Hak Asasi Manusia yang dipraktikkan Saudi.
Jaberi Ansari menilai rakyat Yaman sebagai korban agresi dan kebodohan para politisi Saudi.
"Saudi bermimpi Yaman bisa kembali ke situasi sebelumnya dan negara itu terjebak dalam perang langsung melawan rakyat Yaman," ujarnya.
Deputi Kemenlu Iran menegaskan, para politisi Saudi harus memilih apakah akan seperti rezim Zionis Israel yang menerima kekalahan di Lebanon, dan terpaksa lari, daripada memaksakan diri serta mengakhiri kebijakan gagal dan perang yang tidak membuahkan hasil, atau seperti Uni Soviet dalam perang di Afghanistan, melanjutkan perang atrisi dan menyaksikan hasil dari kebijakan serta pembunuhan-pembunuhan yang dilakukannya. (HS)