Iran-Finlandia Perluas Kerjasama di Berbagai Bidang
Presiden Republik Islam Iran dan mitranya dari Finlandia mengungkapkan tekad kedua negara untuk memperluas kerjasama bilateral, regional dan internasional.
Hassan Rouhani dan Sauli Niinisto menyatakan hal itu dalam jumpa pers bersama di Tehran, ibukota Iran, Rabu (26/10/2016).
"Dokumen-dokumen yang hari ini ditandatangani oleh kedua negara di sektor ekonomi, energi, komunikasi dan teknologi informasi akan memperluas hubungan Tehran-Helsinki di tingkat bilateral, regional dan internasional," kata Rouhani.
Ia juga menyinggung berbagai kapasitas yang dimiliki Iran dan Finlandia untuk menjalin kerjasama.
"Berbagai bidang termasuk energi, transportasi, industri, lingkungan hidup, pertambangan dan kehutanan bisa menjadi dasar yang tepat untuk memperluas kerjasama antarkedua negara," imbuhnya.
Rouhani lebih lanjut menekankan keputusan Iran dan Finlandia untuk meningkatkan upaya guna menghapus hambatan-hambatan perbankan di jalur kerjasama ekonomi dan perdagangan kedua negara.
"Area untuk pengembangan hubungan sains, akademik dan teknologi canggih bagi Republik Islam Iran dan Finlandia telah tersedia," ujarnya.
Presiden Iran menegaskan, dalam dialog hari ini dengan Presiden Finlandia telah dibahas mengenai kerjasama antara Iran dan Uni Eropa di sektor hak-hak sipil, pemberantasan narkotika, Hak Asasi Manusia, dan pemberantasan ekstremisme dan terorisme terutama di Irak, Suriah, Libya dan Yaman.
Sementara itu, Presiden Finlandia dalam jumpa pers tersebut mengatakan bahwa Helsinki dan Tehran bisa memperluas kerjasamanya di masa mendatang dan tidak diragukan lagi bahwa JCPOA (Rencana Aksi Bersama Komprehensif) merupakan titik balik untuk implementasi tujuan ini.
Sauli Niinisto menyinggung kepuasan delegasi besar perdagangan Finlandia atas perundingan dengan para pelaku ekonomi dan perdagangan Iran.
"Finlandia dan Republik Islam Iran memiliki kepentingan bersama dalam berbagai bidang termasuk energi, teknologi baru dan bersih dan bahkan kehutanan, di mana kedua negara bisa memiliki kerjasama yang menguntungkan di bidang-bidang ini," tegasnya.
Di bagian lain statemennya, Presiden Finlandia menuturkan, untuk memberantas terorisme dan ekstremisme di kawasan Timur Tengah diperlukan kerjasama internasional.
Sauli Niinisto juga menyinggung keberadaan banyak pengungsi termasuk lebih dari tiga juta pengungsi Afghanistan, di Iran. Ia mengatakan, kerjasama antara Uni Eropa dan Iran di bidang ini akan sangat penting. (RA)