Michel Aoun Ingin Hubungan Lebanon-Iran Dipererat
-
Menlu Iran dan Presiden Lebanon
Presiden baru Lebanon mendesak perluasan hubungan bilateral negaranya dengan Republik Islam Iran di segala bidang.
IRNA (8/11) melaporkan, Michel Aoun, Presiden Lebanon, Senin (7/11) dalam pertemuan dengan Mohammad Javad Zarif, Menteri Luar Negeri Iran di Beirut, mengapresiasi ucapan selamat dan kontak telepon yang dilakukan Hassan Rouhani, Presiden Iran tidak lama setelah ia terpilih sebagai presiden baru Lebanon.
Dalam pertemuan itu, Aoun menekankan peningkatan hubungan Iran dan Lebanon di segala bidang.
Ia menambahkan, pertemuan ekonomi bersama Iran dan Lebanon yang akan digelar hari ini, Selasa (8/11) di Beirut diharapkan dapat membantu perluasan kerja sama dua negara.
Presiden Lebanon juga menekankan urgensi kerja sama seluruh negara dunia dalam memerangi terorisme.
"Lebanon saat ini tengah memerangi kelompok-kelompok teroris yang menyerang wilayah negara ini," ujarnya.
Michel Aoun juga menekankan penyelesaian politik krisis Suriah dan kembalinya para pengungsi Suriah ke negaranya.
Menlu Iran, Senin (7/11) memimpin delegasi tingkat tinggi politik dan ekonomi negara itu, tiba di Lebanon dan hari ini, Selasa (8/11) dijadwalkan bertemu dengan Nabih Berri, Ketua Parlemen Lebanon, Tammam Salam, pengemban tugas Perdana Menteri dan Saad Hariri, Perdana Menteri terpilih yang bertugas membentuk kabinet baru Lebanon.
Dari Lebanon, Menlu Iran akan bertolak ke Rumania, Slovakia dan Republik Ceko. (HS)