Iran Kecam Serangan Brutal Saudi ke Permukiman Sipil Yaman
-
Bahram Qassemi
Bahram Qassemi, juru bicara Kementerian Luar NEgeri Iran, mengecam eskalasi serangan Arab Saudi ke wilayah permukiman warga dan pencegahan akses lembaga-lembaga internasional dalam menyalurkan bantuan kepada warga sipil Yaman, seraya menilainya sebagai pelanggaran hak asasi manusia (HAM).
Dalam serangan Jumat malam (10/3/2017), jet tempur Arab Saudi ke sebuah pasar di kota Al-Khunah, provinsi Al-Hudaidah, barat Yaman, sebanyak 26 warga sipil tewas dan terluka.
Berdasarkan laporan kantor pusat diplomasi media Kementerian Luar Negeri Iran, Qassemi pada Sabtu (11/3/2017) menuntut Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam lembaga internasional lainnya untuk membahas masalah pembantaian massal warga sipil Yaman dalam serangan udara Saudi.
Qassemi menjelaskan, lembaga-lembaga internasional harus berusaha menghentikan segera serangan tersebut serta mengambil langkah-langkah penting untuk menjaga keselamatan dan keamanan warga sipil khususnya perempuan dan anak-anak Yaman.
Arab Saudi bersama sekutu Arabnya, dengan dukungan Amerika Serikat dan negara-negara Barat, melancarkan kampenye militer ke Yaman sejak Maret 2015 dan memblokade negara itu dari darat, laut dan udara. Kampenye militer itu dilakukan dalam rang mengembalikan kekuasaan Abd Rabbuh Mansur Hadi, sebagai presiden Yaman dan sekutu dekat Riyadh.
Agresi militer Saudi hingga kini telah merenggut ribuan jiwa dan melukai banyak warga serta merusak infrastruktur Yaman.(MZ)