Dialog Iran, Turki dan Rusia Terkait Suriah di Astana
-
perundingan Astana
Hari kedua dialog segitiga Iran, Turki dan Rusia di kota Astana, Kazakhstan digelar untuk membahas penyelesaian krisis Suriah.
ISNA (15/3) melaporkan, di hari kedua dialog Iran, Turki dan Rusia dalam kerangka perundingan damai ketiga Astana, Alexander Lavrentiev, utusan khusus Presiden Rusia untuk urusan Suriah, Sedat Onal, Asisten Menteri Luar Negeri Turki dan Hossein Jaberi Ansari, Deputi Menlu Iran untuk urusan Arab dan Afrika Utara, membicarakan tema pembahasan dalam pertemuan utama hari Rabu (15/3), waktu dan agenda acara pertemuan mendatang di Astana dan pertemuan tingkat pakar tiga negara.
Hari pertama dialog segitiga Iran, Turki dan Rusia digelar hari Selasa (14/3) di kota Astana setelah negosiasi bilateral Tehran-Moskow dan Tehran-Ankara.
Putaran pertama perundingan damai Suriah digelar pada 23-24 Januari 2017 dan putaran kedua digelar 15-16 Februari 2017 di Astana.
Rencananya hari ini Rabu (15/3) pertemuan utama putaran ketiga perundingan damai Suriah akan dihadiri oleh delegasi Iran, Turki dan Rusia bersama utusan dari Yordania, Bashar Jaafari, utusan pemerintah Suriah dan utusan PBB, di Astana.
Jaberi Ansari, Senin lalu tiba di Astana untuk menghadiri perundingan damai Suriah putaran ketiga di kota itu.
Krisis Suriah pecah sejak tahun 2011 akibat serangan luas kelompok-kelompok teroris dukungan Arab Saudi, Amerika Serikat dan sekutu-sekutunya termasuk Turki untuk menggulingkan pemerintahan konstitusional Bashar Al Assad, Presiden Suriah. (HS)