Ayatullah Khatami: Iran akan Menjawab Setiap Ancaman Potensial
Khatib shalat Jumat Tehran, Ayatullah Ahmad Khatami mengatakan, Republik Islam Iran melawan setiap ancaman dan akan membalas dengan keras setiap serangan potensial.
Ayatullah Ahmad Khatami di khutbah shalat Jumatnya pekan ini menambahkan, selama pemerintah dan independensi Republik Islam Iran tidak terancam, Iran tidak akan terlibat konfrontasi langsung.
Ayatullah Khatami di kesempatan tersebut mengisyaratkan peluncuran kembali proyek Iranphobia di Barat dan menekankan, Iranphobia di Barat dan sejumlah negara Arab di kawasan serta Timur Tengah bukan hal baru dan alasannya adalah ajaran Islam dan keadilan di Iran, karena prinsip ini menjadi ancaman bagi eksistensi mereka.
Khatib shalat Jumat Tehran di khutbahnya juga mengisyaratkan kejahatan Arab Saudi di Yaman dan pembantaian warga tak berdosa di negara ini. “Pembantaian rakyat Yaman terus berlanjut karena Amerika Serikat dan Eropa tidak menghentikan pengiriman senjata ke Arab Saudi dan juga masyarakat internasional bungkam atas kejahatan ini. Hal ini membuat raport pendukung Hak Asasi Manusia (HAM) semakin hitam,” papar Ayatullah Khatami.
Ayatullah Khatami juga mengisyaratkan statemen mantan presiden AS, Barack Obama terkait penjatuhan sanksi anti Iran dan mengatakan, solusi paling efektif melawan sanksi Amerika menurut arahan Rahbar adalah kesiapan ekonomi atau yang dikenal dengan menerapkan kebijakan ekonomi muqawama.
Imam shalat Jumat Tehran menilai 12 Farvardin, Hari jadi Republik Islam Iran sebagai hari pengokohan demokrasi agama di Iran. “Rakyat Iran di hari itu (April 1979) hanya memberi suara untuk pemerintahan Republik Islam dan mereka memberikan nuansa Republik dan Islam di Iran,” papar khatib shalat Jumat Tehran.
Khatib shalat Jumat Tehran menilai partisipasi rakyat di pilpres dan pemilu dewan kota pada 19 Mei 2017 sebagai isu penting. (MF)