Rouhani: Serangan AS ke Suriah untuk Imbangi Kekalahan Teroris
https://parstoday.ir/id/news/iran-i35824-rouhani_serangan_as_ke_suriah_untuk_imbangi_kekalahan_teroris
Presiden Republik Islam Iran mengecam serangan rudal militer Amerika Serikat ke Suriah dan mengatakan, serangan ini bertujuan untuk mengkompensasi kekalahan para teroris di Suriah dan mendorong mereka untuk melanjutkan kejahatan-kejahatannya di negara ini.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 10, 2017 11:44 Asia/Jakarta
  • Rouhani: Serangan AS ke Suriah untuk Imbangi Kekalahan Teroris

Presiden Republik Islam Iran mengecam serangan rudal militer Amerika Serikat ke Suriah dan mengatakan, serangan ini bertujuan untuk mengkompensasi kekalahan para teroris di Suriah dan mendorong mereka untuk melanjutkan kejahatan-kejahatannya di negara ini.

Hassan Rouhani mengatakan hal itu dalam jumpa pers dengan ratusan wartawan dalam dan luar negeri di Tehran, ibukota Iran, Senin (10/4/2017).

 

Sebelumya, AS meluncurkan 59 rudal Tomahawk dari dua kapal perang USS Porter dan USS Ross yang bersiaga di Laut Mediterania ke pangkalan udara al-Shayrat di timur Homs, Suriah pada  Kamis petang, 6 April 2017

 

Rouhani menambahkan, serangan rudal militer AS ke Suriah bertentangan dengan hukum internasional.

 

"Serangan ini menciderai perundingan damai Suriah dan memperkuat kelompok-kelompok teroris. Serangan terbaru teroris di berbagai wilayah dunia juga menunjukkan bahwa terorisme tidak menguntungkan negara manapun, bahkan para pendukung mereka, "ujarnya.

 

Presiden Iran menuturkan, jika Komite Pencari Fakta Internasional dengan keanggotaan negara-negara netral dibentuk untuk menyelidiki penggunaan senjata kimia di Suriah dan hasilnya menunjukkan bahwa para teroris telah menggunakan senjata kimia, apa jawaban Amerika kepada masyarakat internasional?

 

"Krisis Suriah memiliki solusi politik dan rakyat Suriah yang harus menentukan nasib negara ini, "tegasnya ketika menyinggung masa depan Suriah.

 

Rouhani juga menyinggung penyelenggaraan pertemuan-pertemuan untuk menyelesaikan krisis Suriah dan mengungkapkan harapan tentang terciptanya perdamaian abadi di negara ini.

 

Ia juga menyinggung pengguanan senjata kimia, dimana Iran merupakan korban utama senjata pemusnah massal tersebut.

 

"Republik Islam Iran mengecam penggunaan senjata kimia oleh setiap kelompok dan siapapun, dan meyakini bahwa senjata kimia tidak boleh digunakan, " pungkasnya. (RA)