Demokrasi Iran Tidak Dapat Dibandingkan dengan Sejumlah Negara Regional
-
Hapton dan Kokabian (kanan)
Ketua kelompok persahabatan parlemen Iran dan Inggris, Mostafa Kokabian menyatakan, Republik Islam adalah tempat lahirnya demokrasi di kawasan dan dalam hal ini Iran tidak dapat dibandingkan dengan negara-negara lain di kawasan yang mendapat dukungan dari Barat.
IRNA melaporkan, hal itu dikemukakan Kokabian pada Rabu (24/3/2017) dalam pertemuan dengan Nicholas Hapton, Duta Besar Inggris untuk Tehran. Seraya mengkritik pernyataan sejumlah pejabat Inggris terhadap Iran, Kokabian mengatakan, pernyataan tidak konstruktif oleh para pejabat Inggris itu berdasarkan pemahaman keliru mereka terhadap kondisi dan situasi di kawasan.
Kokabian juga megnecam serangan teror di kota Manchester, Inggris, yang menewaskan warga sipil. Dikatakannya, Republik Islam Iran menentang segala bentuk terorisme dan radikalisme dan telah berulangkali memperingatkan dampak dari dukungan, persenjataan dan pemanfaatan kelompok teroris sebagai alat [untuk mencapai tujuan].
Ditegaskannya bahwa sejumlah negara Barat dan sekutu regional mereka terus mendukung kelompok-kelompok teroris yang menimbulkan instabilias dan terjadinya berbagai insiden teror di seluruh wilayah dunia.
Ketua kelompok persahabatan parlemen Iran dan Inggris juga mengatakan, dalam kondisi saat ini penilaian faktual dan pemahaman kondisi dan situasi di kawasan dapat membantu meningkatkan tingkat hubungan Iran dan Inggris khususnya hubungan parlemen kedua negara.
Di lain pihak, Nicholas Hapton pada pertemuan itu menyatakan, Iran dan Inggris dapat saliing bekerjasama di berbagai bidang dengan menyelesaikan seluruh halangan bagi kerjasama tersebut.
Menurutnya, dialog dan perundingan antar anggota parlemen kedua negara akan mempermudah hubungan bilateral serta meningkatkan pemahaman timbal balik.(MZ)