Khatib Shalat Jumat Tehran: Bahrain Telah Berubah Menjadi Penjara Besar
Khatib shalat Jumat Tehran mengecam serangan pasukan keamanan Bahrain ke kediaman Syeikh Isa Qassem, ulama terkemuka negara itu dan menyatakan, rezim Al-Khalifa dengan aksi-aksi penumpasan, penangkapan dan berbagai tindak kejahatan lain, telah mengubah Bahrain menjadi penjara besar untuk rakyatnya.
Ayatullah Sayyid Ahmad Khatami dalam khutbah Jum'at pekan ini mengatakan bahwa brutalitas rezim Al-Khalifa terhadap rakyat Bahrain belum pernah terjadi sebelumnya dan bahwa kejahatan Al-Khalifa dilakukan dengan dukungan Amerika Serikat dan Arab Saudi.
Ayatullah Khatami menilai serangan pasukan keamanan Bahrain ke rumah Syeikh Isa Qassem sebagai alasan untuk menumpas Islam sejati dimana para penguasa Bahrain telah menjadi manifestasi Islam ala Amerika Serikat.
Khatib shalat Jumat Tehran menegaskan, perjuangan rakyat Bahrain di hadapan rezim Al-Khalifa akan menyingkirkan rezim ini ke tong sampah sejarah.
Di bagian lain khutbahnya, Ayatullah Khatami juga mengecam serangan pasukan keamanan rezim Al-Saud ke kota Awamiyah, di Timur Arab Saudi, yang mayoritas penduduknya adalah warga Syiah.
Khatib shalat Jumat Tehran menyinggung kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Arab Saudi dan penjualan miliaran dolar senjata kepada Riyadh dan mengatakan, "Jika Al-Saud lancang terhadap Iran, maka rezim Saudi akan menyaksikan reaksi tegas dari Republik Islam Iran."
Terkait konferensi Arab-AS di Riyadh, Ayatullah Khatami menegaskan, para penguasa yang dependen terhadap AS akan bernasib sama seperti rezim Saddam di Irak.
Di bagian akhir khutbahnya, Ayatullah Khatami mengecam segala bentuk serangan teroris yang terjadi di titik mana pun di dunia dan menjelaskan bahwa para kriminal yang menciptakan kelompok teroris Daesh sekarang sedang menghadapi kejahatan kelompok yang mereka ciptakan.(MZ)