Amir Abdollahian: Riyadh Bukan Sandaran Terpercaya bagi Arab
-
Hossein Amir Abdollahian
Asisten khusus ketua parlemen Republik Islam Iran bidang internasional, Hossein Amir Abdollahian Jumat (7/7) seraya menekankan bahwa Riyadh bukan sandaran yang dapat dipercaya bagi Arab menjelaskan, tiga negara yang saat ini berdiri di samping Arab Saudi melawan Qatar akan dikorbankan oleh Arab Saudi.
Arab Saudi Cs pada 5 Juni 2017 di statemen terpisah memutus hubungan diplomatiknya dengan Qatar. Keempat negara Arab ini menuding Qatar tidak mengikuti gerakan Arab pimpinan Riyadh.
Keempat negara Arab ini pada 23 Juni memberikan 13 tuntutan kepada Doha sebagai syarat normalisasi hubungan. Mereka menjelaskan bahwa normalisasi hubungan tersebut hanya dapat dimulai ketika Qatar menerima seluruh syarat yang mereka ajukan.
Syarat terpenting yang diajukan Arab Saudi dan sekutunya kepada Qatar adalah memutus hubungan diplomatik dengan Iran dan Hizbullah, menutup jaringan Aljazeera dan menutup pangkalan militer Turki di Doha.
Senin (3/7) adalah batas akhir 10 hari waktu yang diberikan Arab Saudi dan sekutunya kepada Qatar untuk menerima 13 syarat dan normalisasi hubungan dengan Doha. Di sisi lain, Menteri Luar Negeri Qatar, Sheikh Mohammed bin Abdulrahman Al Thani kembali menyatakan bahwa negara ini menolak 13 syarat yang diajukan Riyadh beserta sekutunya. (MF)