Daras Akhlak Ayatullah Sayid Ali Khamenei: Bagaimana dan Di Mana Berbicara
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41080-daras_akhlak_ayatullah_sayid_ali_khamenei_bagaimana_dan_di_mana_berbicara
Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagaimana ulama lainnya dalam kuliah Fiqih dan Ushul Fiqihnya dalam sepekan mengkhususkan sehari untuk menyampaikan syarah atas hadis-hadis akhlak yang berkaitan dengan masyarakat. Sumber hadis berasal dari buku as-Syafi fi al-'Aqaid, al-Akhlaq wa al-Ahkam dan al-Amali. Kali ini beliau berbicara tentang "Bagaimana dan Di Mana Berbicara".
(last modified 2026-04-28T13:34:36+00:00 )
Jul 15, 2017 08:16 Asia/Jakarta
  • Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei
    Ayatullah Al-Udzma Sayid Ali Khamenei

Ayatullah Sayid Ali Khamenei sebagaimana ulama lainnya dalam kuliah Fiqih dan Ushul Fiqihnya dalam sepekan mengkhususkan sehari untuk menyampaikan syarah atas hadis-hadis akhlak yang berkaitan dengan masyarakat. Sumber hadis berasal dari buku as-Syafi fi al-'Aqaid, al-Akhlaq wa al-Ahkam dan al-Amali. Kali ini beliau berbicara tentang "Bagaimana dan Di Mana Berbicara".

Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei

Ini adalah lanjutan dari ucapan Abu Dzar tentang aspek kehidupan lainnya, seperti ketika kita berbicara. Beliau berkata, kekuatan berbicara, kemampuan menyampaikan dan kekuatan untuk melakukannya harus digunakan dalam dua tempat.

Pertama, engkau harus membuka jalur untuk mencari sesuatu yang halal. Rezeki halal mencakup banyak hal, baik dalam kehidupan, pernikahan dan pendidikan. Semua ini adalah yang dihalalkan oleh Allah Swt.

Sementara bagian yang lain, kalian harus membuka jalur untuk akhirat, Wa Kalimatan Lil Akhirah.

Intinya, harta dunia, fasilitas yang ada di dunia harus digunakan untuk hal-hal penting dalam kehidupan, atau penghidupanmu bergantung padanya, atau digunakan agar kebaikan duniawinya sampai kepadamu, atau untuk akhiratmu, dimana kebaikan Allah dan akhirat sampai kepadamu. Jangan sampai menggunakan fasilitas yang ada tidak pada tempatnya.

Adapun kalimat ketiga, langkah ketiga, ucapan ketiga bukan untuk sesuatu yang halal dan bukan juga untuk akhirat. Ini tidak ada manfaatnya, bahkan memiliki bahaya.