Masa Jaya Front Muqawama di Pentas Politik Dunia Islam
https://parstoday.ir/id/news/iran-i41752-masa_jaya_front_muqawama_di_pentas_politik_dunia_islam
Delegasi tinggi Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) pimpinan Mohammad Raad berkunjung ke Tehran dan bertemu dengan petinggi Republik Islam Iran. Kunjungan ini digelar di sela-sela kemenangan bersejarah front muqawama di kawasan strategis Asia Barat.
(last modified 2026-07-20T11:55:11+00:00 )
Jul 27, 2017 12:34 Asia/Jakarta

Delegasi tinggi Gerakan Perlawanan Islam Lebanon (Hizbullah) pimpinan Mohammad Raad berkunjung ke Tehran dan bertemu dengan petinggi Republik Islam Iran. Kunjungan ini digelar di sela-sela kemenangan bersejarah front muqawama di kawasan strategis Asia Barat.

Delegasi tinggi Hizbullah Rabu (26/7) bertemu dengan Ketua Parlemen Iran, Ali Larijani. Delegasi ini pada hari Selasa (25/7) juga bertemu dengan Menteri Luar Negeri Iran, Mohammad Javad Zarif membicarakan transformasi kawasan dan peran front muqawama.

Agenda pembicaraan delegasi tinggi Hizbullah dengan petinggi Iran seputar pengaruh front muqawama sebagai elemen kekuatan internal kawasan mulai dari Lebanon hingga Yaman. Ali Larijani di pertemuan tersebut mengatakan, Iran tidak pernah ragu-ragu dalam mendukung poros muqawama dan menumpas teroris. Hal ini menurut Larijani sebuah kewajiban Islam dan kemanusiaan.

Sebelumnya Zarif menyebut kemenangan Hizbullah melawan teroris di kawasan Arsal, di dekat perbatasan Suriah sebagai pelajaran berharga bagi dunia Islam. Front muqawama Lebanon mencapai kegemilangan baik pentas politik maupun militer dan dewasa ini peran positif dan cerdas Hizbullah diakui oleh rival utama kubu ini.

Hizbullah Lebanon di dua pentas penting dan sensitif ini khususnya perang kontra terorisme di kawasan Jaroud Arsal, menitikberakan pada persatuan dan kerja sama dengan entitas dan kelompok lain di Lebanon serta tidak pernah bertindak secara sepihak. Kerja sama dengan militer Lebanon di operasi pembebasan Jaroud Arsal mengungkapkan dengan jelas rasa nasionalis dan persatuan dalam pandangan Hizbullah.

Dalam hal ini, Sheikh Maher Hammoud, ketua  Assosiasi Dunia Ulama Pejuang di Lebanon hari Rabu menekakan, Hizbullah dengan kemenangannya di wilayah selatan melawan Israel dan dan kemudian di perang kontra terorisme dengan Front al-Nusra di timur Lebanon, tidak pernah bertindak sebagai partai Syiah.

Dengan kata lain, Samir Geagea, Ketua Partai Pasukan Lebanon serta rival utama Hizbullah hari Selasa mengakui, operasi sukses Hizbullah di Jaroud Arsal berhasil membela wilayah negara ini.

Kesuksesan Hizbullah sama halnya dengan kemenangan poros muqawama di wilayah Asia Barat yang juga bersinar terang di Yaman selain di Palestina, Suriah dan Irak. Dalam hal ini peran Iran sebagai pendukung utama front muqawama tidak dapat dipungkiri.

Poros muqawama berhasil menggagalkan plot musuh untuk mengubah geografi dan perbatasan negara-negara Islam dan independen kawasan. Hal ini mendorong Amerika Serikat dan rezim Zionis Israel dengan gigih berusaha melucuti senjata kubu muqawama ini.

Keputusasaan Israel di al-Quds dan menyaksikan kekuatan Hizbullah di Suriah dan perbatasan selatan serta timur Lebanon, kekalahan Daesh di Mosul serta kebingungan Arab Saudi di Yaman telah membuktikan efesiensi poros muqawama sebagai elemen berpengaruh di konstelasi politik Timur Tengah (Asia Barat).

Menurut Mohammad Raad, ketua delegasi Hizbullah di kunjungan ke Tehran, kemenangan poros muqawama di kawasan berutang besar kepada dukungan Republik Islam Iran. (MF)