Iran: AS Langgar JCPOA !
https://parstoday.ir/id/news/iran-i42130-iran_as_langgar_jcpoa_!
Ketua tim Iran dalam implementasi JCPOA menyatakan, Sanksi baru AS terhadap Iran melanggar JCPOA.
(last modified 2026-06-06T16:42:11+00:00 )
Aug 03, 2017 06:11 Asia/Jakarta
  • Deputi Menlu Iran, Seyed Abbas Araghchi
    Deputi Menlu Iran, Seyed Abbas Araghchi

Ketua tim Iran dalam implementasi JCPOA menyatakan, Sanksi baru AS terhadap Iran melanggar JCPOA.

Seyed Abbas Araghchi menegaskan, Republik Islam Iran akan membalas aksi konfrontatif AS terhadap Tehran.

Dalam wawancara dengan televisi Iran Rabu malam (2/8), Deputi menlu Iran mengungkapkan bahwa sanksi baru AS terhadap Iran bertujuan untuk meminimalisasi kepentingan Iran dalam JCPOA.

"Washington khawatir Republik Islam Iran semakin kuat," ujar Araghchi.

Deputi menlu Iran menilai JCPOA sebagai hambatan besar bagi AS untuk menjatuhkan sanksi berat terhadap Iran, termasuk sanksi minyak.

"Washington berupaya mempengaruhi implementasi JCPOA melalui penerapan sanksi barunya," tutur ketua tim Iran dalam implementasi JCPOA.

"Dengan menjalankan sanksi baru terhadap individu dan perusahaan Iran, AS sedang memprovokasi Republik Islam Iran supaya keluar dari JCPOA. Tapi Washington harus tahu Iran tidak akan terjebak dalam permainan politik pemerintahan AS dan Trump," tegas Araghchi.

Di bagian lain statemennya, Deputi menlu Iran menegaskan, Republik Islam Iran akan tetap tegar menghadapi politik dominasi AS.

Sebagai reaksi atas penandatanganan sanksi baru AS terhadap Iran oleh Donald Trump, parlemen Republik Islam Iran sedang mematangkan RUU balasan terhadap Washington.

Pekan lalu, Kongres AS meloloskan RUU sanksi baru terhadap Iran, dan presiden AS, Donald Trump menandatanganinya hari Rabu menjadi aturan yang resmi diberlakukan.

Keputusan terbaru AS tersebut berlangsung di saat berbagai laporan IAEA dan PBB serta Dewan Keamanan menegaskan bahwa Iran menjalankan seluruh komitmennya terhadap JCPOA.