Zarif: Saudi Menyalahkan Pihak Lain atas Kegagalannya
-
Mohammad Javad Zarif
Menteri Luar Negeri Iran Mohammad Javad Zarif menyatakan, Arab Saudi sedang melimpahkan konsekuensi dari agresinya yang menimbulkan instabilitas regional terhadap Iran.
Dalam sebuah tweet di akun Twitter resminya pada Senin (6/11/2017), Zarif mengatakan bahwa Arab Saudi terlibat dalam "perang agresi" dan kebijakan destabilitasi, namun menyalahkan Iran atas konsekuensinya.
Zarif merujuk pada kejahatan yang dilakukan oleh koalisi militer pimpinan Saudi melawan pejuang Houthi Ansarullah di Yaman, dan mengatakan bahwa pihak koalisi sejauh ini telah membunuh ribuan orang yang tidak berdosa di Yaman.
Menteri Luar Negeri Iran menyebut operasi militer Riyadh di Yaman sebagai alasan utama di balik perluasan kolera dan kelaparan di negara ini.
Zarif lebih lanjut menuding Arab Saudi mencampuri urusan dalam negeri negara-negara Arab, sebuah tuduhan yang berulang kali dilontarkan Arab Saudi terhadap Iran dalam banyak kesempatan, seraya mencatat bahwa penindasan terhadap para demonstran di Bahrain oleh rezim Al Khalifah terjadi setelah kunjungan Presiden AS Donald Trump ke Riyadh.
Dalam tweet lain, Zarif menekankan bahwa Arab Saudi berada di balik pengunduran diri Perdana Menteri Lebanon, Saad Hariri, yang menuduh Iran melakukan campur tangan dalam urusan Lebanon.
Hariri mengumumkan pengunduran dirinya dalam sebuah pernyataan di televisi pada hari Sabtu, dengan banyak alasan, termasuk situasi keamanan di Lebanon. Dia juga mengklaim nyawanya sedang terancam. Hariri juga menuding Gerakan Perlawanan Lebanon Hizbullah dan Iran mencampuri urusan negara-negara Arab. Tuduhan yang langsung mendapat reaksi tegas dari Republik Islam dan Hizbullah.(MZ)