Jumlah Korban Gempa di Iran Meningkat Menjadi 129 Orang
-
Gempa di Kermanshah, RII.
Operasi pencarian korban gemba bumi di berbagai daerah di Provinsi Kermanshah, Republik Islam Iran telah dimulai. Tim penyelamat dibantu masyarakat memulai operasi pencarian korban tewas atau terluka yang kemungkinan masih terjebak di reruntuhan gedung dan bangunan.
Seperti dilansir IRIB, Houshang Bazvand, Gubernur Kermanshah pada Senin (13/11/2017) dini hari kepada jaringan IRIN mengatakan, dengan mobilisasi masyarakat dan tim-tim bantuan, operasi pencarian korban telah dimulai di daerah yang terkena gempa di provinsi ini.
Berdasarakan berita terbaru pagi ini, jumlah korban tewas dalam gempa bumi di provinsi-provinsi barat Iran, terutama di Provinsi Kermanshah telah bertambah menjadi 129 orang.
Menurut para pejabat setempat, jumlah korban kemungkinan akan bertambah mengingat besarnya kekuatan gempa dan luasnya jangkauan geografisnya.
Gubernur Kermanshah menuturkan, sekitar 30 helikopter dikirim ke kawasan yang dilanda gempa untuk memindahkan korban terluka dari berbagai daerah ke Kermanshah dan kota-kota lainnya.
Bazvand lebih lanjut menyinggung rusaknya sejumlah pusat kesehatan dan pengobatan di Kermanshah. Ia menjelaskan, puluhan korban terluka telah dikirim ke kota-kota sekitarnya.
Gubernur Kermanshah juga mengabarkan upaya para petugas layanan kota untuk memperbaiki jalur transmisi listrik, air dan gas di provinsi ini.
Abdolreza Rahmani Fazeli, Menteri Dalam Negeri Iran dalam sebuah pernyataan, menyingung penegasan Presiden Hassan Rouhani untuk mengerahkan semua fasilitas guna membantu dan menyelesaikan persoalan di berbagai daerah yang dilanda gempa.
Ia mengatakan, semua fasilitas dan peralatan yang diperlukan sedang dikirim ke berbagai daerah yang dilanda gempa.
Rahmani Fazeli juga meminta militer dan pasukan Garda Revousi Islam Iran untuk mendirikan rumah sakit lapangan dan membantu operasi pencarian korban.
Sebelumnya, Institut Geofisika Universitas Tehran mengumumkan terjadinya gempa kuat sebesar 7,3 skala richter pada pukul 21:35 waktu setempat yang menimpa wilayah barat, terutama di provinsi Kermanshah dan Kurdistan. (RA)