Menlu Qatar: Doha dan Tehran Miliki Kepentingan Bersama
-
Bendera Qatar, UEA, Mesir, Bahrain dan Arab Saudi
Menteri luar negeri Qatar menyebut Iran sebagai negara tetangga Arab di kawasan Teluk Persia, dan kedua negara memiliki kepentingan bersama.
Mohammad bin Abdul Rahman Al Thani dalam wawancara dengan jaringan televisi Turki, TRT menegaskan hubungan baik antara negaranya dengan Iran, dan sepak terjang buruk Arab Saudi bersama tiga negara Arab lainnya terhadap Doha.
"Negara-negara yang mengembargo Qatar hingga kini terus melanjutkan permusuhan, menolak dialog, dan menggunakan cara-cara yang tidak terpuji," ujar menlu Qatar.
"[padahal] Qatar siap untuk berunding," tegasnya.
Di bagian lain statemennya, menlu Qatar menyinggung masalah piagam Dewan Kerja Sama Teluk Persia (P-GCC), dan menyerukan peninjauan ulang.
"Kepercayaan terhadap piagam ini tidak seperti dahulu lagi. Kecuali parameternya yang diubah," papar menlu Qatar.
Sejak 5 Juni 2017 hingga kini, Arab Saudi yang diikuti oleh Bahrain, Uni Emirat Arab (UEA) dan Mesir memutuskan hubungan diplomatik dengan Qatar atas dalih Doha mendukung kelompok teroris, dan menjalin hubungan dengan Iran. (PH)