Iran Respon Intervensi Baru AS di Suriah
https://parstoday.ir/id/news/iran-i49931-iran_respon_intervensi_baru_as_di_suriah
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyinggung pernyataan para pejabat Amerika Serikat tentang pembentukan sebuah pasukan perbatasan baru di Suriah dan menyebutnya sebagai contoh nyata dari intervensi asing dalam urusan negara-negara lain.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jan 16, 2018 15:11 Asia/Jakarta
  • Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.
    Bahram Ghasemi, Jubir Kemlu RII.

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Republik Islam Iran menyinggung pernyataan para pejabat Amerika Serikat tentang pembentukan sebuah pasukan perbatasan baru di Suriah dan menyebutnya sebagai contoh nyata dari intervensi asing dalam urusan negara-negara lain.

Bahram Ghasemi mengungkapkan hal itu dalam pernyataannya pada Selasa (16/1/2018) ketika menyinggung apa yang disebut sebagai Koalisi Internasional Anti-Daesh (ISIS) yang mengumumkan akan membentuk sebuah pasukan baru di Suriah dengan bekerjasama dengan kelompok-kelompok Kurdi.

"Pendekatan dan keputusan AS ini terlihat jelas pada saat militer Suriah dan sekutunya telah mencapai berbagai kemenangan besar dalam menumpas kelompok teroris Daesh (ISIS) dan Front al-Nusra," ujarnya.

Ia menambahkan, Iran bersama Rusia dan Turki berusaha mengontrol kobaran krisis ini melalui perundingan Astana dan penciptaan Zona-zona de-eskalasi (pengurangan ketegangan), dimana hingga sekarang negara-negara itu telah mencapai berbagai prestasi dan keberhasilan signifikan.

"Waktunya telah tiba bagi AS untuk mengubah kebijakan interventif dan merusak di kawasan dan menarik pasukannya dari Suriah secepat mungkin serta membiarkan rakyat negara ini memutuskan nasib dan masa depan mereka seperti halnya yang diinginkan oleh mayoritas rakyat Suriah," pungkasnya.

Pasukan Demokratik Suriah.

Sebelumnya, Faisal Mekdad, Wakil Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan, AS ingin mendukung "Daesh baru" bernama Pasukan Demokratik Suriah di negara ini. (RA)