Bahas Kondisi Afrin, Bagheri Kontak Sejawatnya dari Turki
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50235-bahas_kondisi_afrin_bagheri_kontak_sejawatnya_dari_turki
Kepala staf gabungan militer Republik Islam Iran, Mohammad Bagheri saat kontak telepon dengan sejawatnya dari Turki, Hulusi Akar membicarakan kondisi terbaru operasi militer Turki di kota Afrin, Suriah.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Jan 22, 2018 02:28 Asia/Jakarta
  • Bagheri dan Akar
    Bagheri dan Akar

Kepala staf gabungan militer Republik Islam Iran, Mohammad Bagheri saat kontak telepon dengan sejawatnya dari Turki, Hulusi Akar membicarakan kondisi terbaru operasi militer Turki di kota Afrin, Suriah.

Sabtu (20/1/2018) jet-jet tempur Turki menarget desa-desa di sekitar Afrin di 60 km barat laut Aleppo. Operasi tersebut masih terus berlanjut.

Hulusi Akar Ahad (21/1) pagi saat kontak telepon dengan Mohammad Bagheri memberikan penjelasan terkait operasi militer Turki di perbatasan utara Suriah dan Afrin.

Kepala staf gabungan militer Turki ini menilai alasan operasi serangan jet tempur dan penembakan artileri ke kawasan Afrin adalah konsentrasi kelompok teroris di kawasan ini dan melawan ancaman fenomena buruk ini terhadap desa dan kota perbatasan Turki.

Hulusi Akar memberi jaminan bahwa Turki menghormati kedaulatan wilayah Suriah dan tetap komitmen dengan hasil kesepakatan di perundingan segitiga dengan Republik Islam Iran dan Rusia.

Mohammad Bagheri

Sementara itu, Mohammad Bagheri di kontak telepon tersebut menekankan, integritas wilayah dan kedaulatan Suriah tidak boleh rusak dan Turki harus menjelaskan bahwa mereka tidak memiliki ketamakan terhadap wilayah Suriah.

"Langkah seperti ini jangan sampai disalahgunakan oleh musuh bangsa Suriah dan dunia Islam, khususnya Amerika Serikat dan sekutunya jangan sampai memanfaatkan operasi Afrin untuk meraih ketamakannya di Suriah," tegas Bagheri.

Kepala staf gabungan militer Iran seraya menjelaskan bahwa aksi militer jangan sampai merusak perundingan politik segitiga dan dialog Astana menekankan, mencegah korban potensial warga desa dan kota Suriah di kawasan ini sebuah keharusan. (MF)