Rezaei: Konflik di Suriah Utara Tidak Menguntungkan Pihak Manapun
https://parstoday.ir/id/news/iran-i50525-rezaei_konflik_di_suriah_utara_tidak_menguntungkan_pihak_manapun
Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negera Republik Islam Iran mengatakan, konflik regional tidak menguntungkan negara manapun, oleh karena itu lebih baik semua pihak berusaha agara tercipta perdamaian yang stabil oleh bangsa dan pemerintah yang sah.
(last modified 2026-06-14T18:16:20+00:00 )
Jan 27, 2018 12:08 Asia/Jakarta
  • Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negera RII.
    Mohsen Rezaei, Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negera RII.

Sekretaris Dewan Penentu Kebijakan Negera Republik Islam Iran mengatakan, konflik regional tidak menguntungkan negara manapun, oleh karena itu lebih baik semua pihak berusaha agara tercipta perdamaian yang stabil oleh bangsa dan pemerintah yang sah.

Mohsen Rezaei mengatakan hal itu dalam wawancara dengan Mehr News, Sabtu (27/1/2018) ketika menyinggung kehadiran pasukan Amerika Serikat di Suriah utara dan bentrokan dengan pasukan Turki.

"AS berusaha memperkuat Kurdi anti-Turki dan pemerintah Ankara juga sedang berusaha untuk merusak program Washington, padahal kedua negara tersebut memiliki sejarah persahabatan yang panjang," imbuhnya.

Ia menegaskan, jelas bahwa konflik dan bentrokan ini tidak akan memiliki konsekuensi yang baik bagi negara manapun.

Afrin, Suriah utara.

Sejak tanggal 20 Januari 2018, unit-unit artileri militer Turki menghujani posisi pasukan Partai Uni Demokratik Kurdi Suriah di Afrin.

Operasi darat militer Turki di kota Afrin yang di mulai dengan sandi "Olive Branch" (Cabang Zaitun) telah menuai protes dari pemerintah Suriah.

Pemerintah Damaskus telah berulang kali mengkritik operasi dan kehadiran ilegal militer Turki di wilayah Suriah dan menilainya sebagai pelanggaran terhadap kedaulatan negara Arab ini. (RA)