Hasil Perundingan Hari Pertama Jahangiri dengan Pejabat Irak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i52963-hasil_perundingan_hari_pertama_jahangiri_dengan_pejabat_irak
Iraj Masjedi, Duta Besar Republik Islam Iran di Baghdad menjelaskan hasil hari pertama perundingan Eshaq Jahangiri, Wakil Presiden Iran dalam kunjungan ke Irak.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Mar 08, 2018 08:14 Asia/Jakarta
  • Iraj Masjedi, Duta Besar Republik Islam Iran di Baghdad
    Iraj Masjedi, Duta Besar Republik Islam Iran di Baghdad

Iraj Masjedi, Duta Besar Republik Islam Iran di Baghdad menjelaskan hasil hari pertama perundingan Eshaq Jahangiri, Wakil Presiden Iran dalam kunjungan ke Irak.

"Kesepakatan di sektor perbankan, perdagangan dan perluasan kerjasama bisnis," ujar Iraj Masjedi, Dubes Iran di Baghdad di akhir perundingan Jahangiri dengan Haider al-Abadi, Rabu (7/3). Demikian dilansir IRNA.

"Demikian juga terkait penanaman modal Iran dalam proyek konstruksi, bantuan untuk rekonstruksi Irak dan investasi dalam proyek pemulihan Irak termasuk masalah lain yang dibahas para pejabat kedua negara," tambah Dubes Iran di Baghdad ini.

Menurut Masjedi, kerjasama di bidang energi termasuk gas, listrik dan kerjasama perminyakan termasuk tema penting lainnya yang dibicarakan antara para pejabat tinggi Iran dan Irak di hari pertama.

Eshaq Jahangiri dan Haeider al-Abadi

Iraj Masjedi mengatakan, perundingan kedua pihak secara keseluruhan dalam satu dokumen konprehensif kerjasama kedua pihak hampir final dan hari Kamis akan ditandatangani pejabat kedua negara.

Dubes Iran di Baghdad menilai kunjungan Jahangiri ke Irak merupakan perjalanan yang sukses bagi kedua negara dan menyatakan harapannya dengan ditandatangani dokumen ini kedua negara telah mengambil langkah lebih jauh untuk memperluas hubungan kedua negara, khususnya di bidang perdagangan, industri dan sektor ekonomi lainnya.

Eshaq Jahanigir, Wakil Presiden Iran bersama rombongan tiba di Baghdad hari Rabu siang (7/3) dalam rangka memperluas hubungan kedua negara dan membicarakan masalah bilateral dan regional.