Iran Perkuat Kemampuan Pertahanan
-
Pertemuan menteri pertahanan Iran dengan duta besar Belanda di Tehran.
Menteri Pertahanan Iran, Brigadir Jenderal Amir Hatami menekankan penguatan kemampuan pertahanan dan pencegahan demi membela Republik Islam.
Ia mengungkapkan hal itu dalam pertemuan dengan Duta Besar Belanda di Tehran, Susanna Terstal, Selasa (13/3/2018).
"Situasi di Timur Tengah bergejolak dan sebagian dari ketidakstabilan ini dipicu oleh kondisi dari dalam, dan sebagian lainnya karena kondisi eksternal dan campur tangan kekuatan asing," ungkap Brigjend Hatami.
Menurutnya, krisis regional muncul karena pendudukan, intervensi pasukan asing dan standar ganda.

"Pejabat AS mengakui membentuk Daesh, memindahkan mereka ke wilayah timur, mengalokasikan 550 juta dolar untuk mendukung para teroris, dan membiarkan mereka tetap aktif," jelasnya.
Itu semua, tegas Brigjend Hatami, mengindikasikan campur tangan serius Amerika di kawasan demi mempertahankan ketidakamanan.
"Iran dengan pengalaman delapan tahun pertahanan suci, telah sampai pada kesimpulan strategis bahwa tanpa kemampuan pertahanan dan pencegahan yang kuat, maka tidak akan dapat mewujudkan keamanan nasionalnya," ujarnya.
Sementara itu, Susanna Terstal mengatakan bahwa ia telah melakukan banyak upaya untuk meningkatkan hubungan kedua negara, dan Belanda tertarik untuk memperluas hubungan pertahanan dengan Iran. (RM/PH)