Iran Mengutuk Serangan Arab Saudi ke Hajjah
-
Serangan udara Arab Saudi ke sebuah pesta pernikahan di Provinsi Hajjah, Yaman.
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran, Bahram Qasemi mengutuk serangan udara Arab Saudi di Provinsi Hajjah, Yaman yang melukai dan menewaskan puluhan warga sipil.
Dalam satu pernyataan hari Senin (23/4/2018), Qasemi mengatakan, eskalasi serangan Arab Saudi ke daerah pemukiman menunjukkan keputusasaan dan kegagalan para agresor dalam mencapai tujuannya.
Jet-jet tempur Saudi pada Senin dini hari, menyerang sebuah pesta pernikahan di Provinsi Hajjah.
Jubir Kemenlu Iran juga menyampaikan rasa simpati kepada keluarga korban serangan mematikan itu.
Dia menilai dukungan militer beberapa negara Barat kepada Saudi sebagai tidak bertanggung jawab.
"Menyerang daerah pemukiman dan target non-militer serta mencegah badan-badan internasional untuk melakukan operasi penyelamatan adalah pelanggaran terhadap prinsip dan hukum humaniter," tegasnya.
Qasemi mendesak PBB dan negara-negara berpengaruh untuk meningkatkan upaya mereka guna menghentikan segera serangan serta mengambil langkah-langkah, yang diperlukan untuk melindungi keselamatan dan keamanan warga sipil.
Arab Saudi dan sekutunya di Timur Tengah menyerang Yaman pada Maret 2015 untuk memulihkan kekuasaan Presiden terguling Yaman, Abdrabbuh Mansour Hadi.
Ribuan warga Yaman tewas dalam serangan koalisi Saudi dan lebih dari 2.000 orang meninggal dunia karena epidemi kolera. (RM)