Kebutuhan Utama Dunia Islam Perspektif Rahbar
https://parstoday.ir/id/news/iran-i56744-kebutuhan_utama_dunia_islam_perspektif_rahbar
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei, menilai kebutuhan utama Dunia Islam hari ini adalah persatuan dan kesatuan serta gerakan serius menuju kemajuan ilmiah di semua cabang ilmu pengetahuan.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
May 13, 2018 13:39 Asia/Jakarta
  • Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei.
    Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei.

Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah Sayid Ali Khamenei, menilai kebutuhan utama Dunia Islam hari ini adalah persatuan dan kesatuan serta gerakan serius menuju kemajuan ilmiah di semua cabang ilmu pengetahuan.

Rahbar menyampaikan hal itu dalam pidatonya di hadapan para peserta Kongres Internasional Kontribusi Syiah dalam Kemunculan dan Perkembangan Ilmu Keislaman di Tehran, Sabtu (12/5/2018).

Menurutnya, alasan utama Dunia Islam berada di bawah dominasi adalah karena keterbelakangan ilmiah.

"Dunia Barat setelah berabad-abad keterbelakangan ilmiah, mampu mengembangkan kekayaan ilmiah, militer, politik, dan propagandanya dengan memanfaatkan kemajuan ilmiah Dunia Islam, dan akhirnya membawa negara-negara Muslim ke kondisi saat ini melalui kolonialisme," ungkap Ayatullah Khamenei.

Dunia Islam adalah bagian penting dari sistem tatanan global. Karena itu, kemampuan, kemajuan, dan stabilitas Dunia Islam akan menjadi modal untuk kemajuan dan stabilitas dunia. Dalam hal ini, kerjasama di bidang sains dan teknologi antara negara-negara Muslim penting dari dua aspek;

Pertama, pentingnya kerjasama ini adalah untuk memperkuat dasar-dasar kemandirian yang nyata berdasarkan kemajuan dan perkembangan berbagai sektor ekonomi. Dan kedua, dampak dari kemajuan di bidang ini adalah menciptakan nuansa optimisme dan positif di Dunia Muslim.

Jadi dengan memperhatikan dua aspek penting itu, kerjasama ilmiah di antara negara-negara Muslim adalah sebuah keniscayaan, yang dapat mengarah pada perubahan fundamental dan meningkatkan status negara-negara Muslim.

Menurut Ayatullah Khamenei, saat ini negara-negara Muslim menghadapi penindasan oleh Barat dan sebagian besar dari pemimpin Muslim mengikuti dikte Barat.

"Kondisi ini harus diubah oleh kemajuan ilmiah negara-negara Muslim, dan Dunia Islam kembali dapat menduduki puncak peradaban manusia sehingga musuh-musuh Islam dan Amerika tidak bisa mendikte pemimpin negara-negara Muslim," ujar Rahbar.

Rahbar menyebut gerakan Republik Islam Iran menuju kemajuan ilmiah sebagai sebuah contoh yang sukses. Beliau menuturkan, "Kami akan melanjutkan jalan ini sampai kami mencapai batas-batas ilmu pengetahuan, dan Iran – tidak seperti Barat – siap untuk mentransfer prestasi dan kemajuan ilmiahnya kepada negara-negara Muslim lainnya."

Salah satu kebanggaan Republik Islam adalah partisipasi aktif negara di berbagai bidang sains. Iran mencatat prestasi ilmiah yang luar biasa dalam beberapa tahun terakhir seperti, kesuksesannya di bidang energi nuklir, nanoteknologi, produksi stem cell, ilmu antariksa, dan teknologi pengiriman satelit ke luar angkasa.

Menurut data pusat-pusat ilmiah dunia, pertumbuhan ilmu pengetahuan Iran 13 kali lebih cepat dari rata-rata dunia.

Tidak diragukan lagi, memperkuat kerjasama di bidang sains dan teknologi adalah satu-satunya cara untuk mencapai kemajuan ilmiah. Dunia Muslim masih menyimpan peluang berharga yang dapat digunakan dengan baik. (RM)