Iran-Indonesia Bekerjasama Gunakan ICT untuk Lindungi Anak
https://parstoday.ir/id/news/iran-i60378-iran_indonesia_bekerjasama_gunakan_ict_untuk_lindungi_anak
Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Iran, Ahad (29/7) dalam pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indonesia, Prof. Dr. Yohana Susana Yembise di Tehran, menilai hubungan kedua negara selalu baik dan bersahabat.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Jul 29, 2018 23:07 Asia/Jakarta
  • Yembise dan Jahromi
    Yembise dan Jahromi

Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Iran, Ahad (29/7) dalam pertemuan dengan Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (PPPA) Indonesia, Prof. Dr. Yohana Susana Yembise di Tehran, menilai hubungan kedua negara selalu baik dan bersahabat.

Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Iran, Mohammad Javad Azari Jahromi mengatakan, Iran dan Indonesia memiliki banyak kesamaan budaya.

Sebagaimana dilaporkan IRIB (29/7), Mohammad Javad Azari Jahromi menilai transaksi perdagangan Indonesia dan Iran terus mengalami peningkatan.

"Sebagai pejabat Iran yang bertugas dalam komisi ekonomi dua negara, saat ini kami tengah mengupayakan terselenggaranya pertemuan komisi bersama Iran-Indonesia ke-13," tutur Jahromi.

Menteri Informasi dan Teknologi Komunikasi Iran juga menyinggung penyelenggaraan pameran elektronik, komputer dan bisnis produk elektronika, ELECOMP 2018 dan mengatakan, sekitar 800 perusahaan dari 10 negara dunia ikut serta dalam pameran kali ini.

Indonesia dan Iran

Ia menambahkan, tahun ini Iran berhasil meraih penghargaan sebagai negara yang sukses dalam melindungi anak-anak dari Sekjen Serikat Telekomunikasi Internasional, ITU.

Sementara itu, Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak, Yohana Susana Yembise dalam pertemuan tersebut menyampaikan kegembiraannya bisa berkunjung ke Iran dan berharap hubungan Tehran-Jakarta dapat diperluas di semua bidang.

Menurut keterangan Yembise, sekitar 23 juta anak Indonesia menggunakan fasilitas internet dan hal ini merupakan tugas yang berat terutama menyangkut perlindungan anak dan perempuan.

Dalam pertemuan itu kedua belah pihak sepakat terkait pentingnya koordinasi antarlembaga untuk mengoptimalkan informasi dan teknologi komunikasi, ICT dalam rangka perlindungan anak dan pemberdayaan perempuan. (HS)