Pembentukan Daesh, Contoh Pelanggaran Berat HAM di Dunia
-
Ketua Mahkamah Agung Iran Ayatullah Sadeq Amoli Larijani.
Ketua Mahkamah Agung Iran Ayatullah Sadeq Amoli Larijani mengatakan, jalan dan metode yang diadopsi Amerika Serikat dan Barat di seluruh dunia tidak punya makna lain kecuali pelanggaran hak asasi manusia.
Berbicara pada peringatan Hari Hak Asasi Manusia Islam dan Martabat Manusia di Tehran, Ahad (5/8/2018), Ayatullah Amoli Larijani menyebut pembentukan Daesh sebagai contoh pelanggaran berat HAM di dunia modern.
"Para pejabat AS berulang kali mengakui peran negara mereka dalam menciptakan Daesh, karena mereka ingin merusak citra Islam dengan memunculkan Daesh," ungkapnya.
Pemerintahan AS saat ini, lanjutnya, mendukung kelompok teroris Daesh, dan sebaliknya, Republik Islam Iran dengan bantuan saudaranya di Irak dan Suriah mampu menghancurkan Daesh.
Ayatullah Amoli Larijani mengkritik situasi HAM di dunia modern termasuk di Yaman, Palestina dan Bahrain.
"Orang-orang yang mengaku membela HAM telah menutup mulutnya di hadapan kejahatan perang Arab Saudi dalam membunuh pasien, anak-anak dan perempuan Yaman. Namun, mereka justru mendukung para perusuh jalanan di Iran," pungkasnya.
Menurutnya, klaim palsu negara-negara hegemonik terhadap HAM telah menjadi alat untuk menguburkan HAM itu sendiri. (RM)