Kongres Besar Asyura Basij Seluruh Iran (2)
https://parstoday.ir/id/news/iran-i62638-kongres_besar_asyura_basij_seluruh_iran_(2)
Kongres Besar Nasional Asyura yang diikuti oleh ratusan ribu anggota Basij dari seluruh Republik Islam Iran ini digelar untuk memberikan pelayanan ke daerah-daerah tertinggal dan mencegah atau mengurangi kerusakan sosial.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Okt 04, 2018 13:49 Asia/Jakarta
  • Kongres Besar Asyura Basij Seluruh Iran.
    Kongres Besar Asyura Basij Seluruh Iran.

Kongres Besar Nasional Asyura yang diikuti oleh ratusan ribu anggota Basij dari seluruh Republik Islam Iran ini digelar untuk memberikan pelayanan ke daerah-daerah tertinggal dan mencegah atau mengurangi kerusakan sosial.

Rahbar atau Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran Ayatullah al-Udzma Sayid Ali Khamenei dalam kongres yang diselenggarakan pada hari Kamis, 4 Oktober 2018 ini menekankan keagungan, kekuatan dan tak terkalahkannya bangsa Iran dalam melawan musuh. Menurutnya, kebesaran Iran sebagai sebuah realita sejarah.

Ayatullah Khamenei menuturkan, Iran di bidang sains, filsafat, politik, seni dan ilmu humaniora mampu menonjol di antara bangsa-bangsa Muslim dan di kesempatan tertentu, bahkan unggul di antara bangsa dunia.

Rahbar menekankan, untuk membuktikan kekuatan Republik Islam Iran cukup dengan fakta bahwa Iran mampu keluar dari hegemoni Inggris dan Amerika Serikat.

Ayatullah Khamenei mengingatkan, ketangguhan bangsa Iran juga berkat Islam, di mana tak terkalahkannya Iran dapat disaksikan dalam kemenangan bangsa ini selama Revolusi Islam, kemenangan di Perang Pertahanan Suci dan resistensi selama 40 tahun menghadapi sanksi dan berbagai konspirasi musuh.

"Musuh dengan pencitraan keliru soal Iran, diri mereka serta kawasan berupaya menunjukkan bahwa mereka lebih kuat, padahal mereka bukan dalam posisi unggul," ujarnya.

Ayatullah Khamenei menekankan bahwa AS mendapat tamparan dari Islam dan negara ini membenci Revolusi Islam. Dia menuturkan, musuh takut atas kekuatan besar Islam yang melawan ketamakan mereka di kawasan.

Rahbar lebih lanjut menyinggung statemen terbaru Presiden AS Donald Trump terkait Iran yang siap menyerah. Dia menjelaskan, tunas Iran saat ini setelah 40 tahun berubah menjadi pohon besar dan kuat.

"Musuh tidak memahami revolusi dan spirit revolusioner serta iman bangsa Republik Islam Iran sehingga analisa keliru talah menyesatkan mereka," pungkasnya.