Presiden Rouhani: Eksportir Iran, Garda Depan Lawan Sanksi AS
-
Presiden Republik Islam Iran, Hassan Rouhani
Presiden Republik Islam Iran menegaskan urgensi menghadapi sanksi sepihak dan lalim AS terhadap bangsa Iran.
Hassan Rouhani di sidang kabinet Minggu sore (21/10) menyinggung perang ekonomi dan ancaman sanksi yang bertujuan untuk menjegal peran aktif Iran di pasar internasional.
"Di arena ini, para eksportir berada di barisan depan menghadapi sanksi AS," ujar Presiden Iran.
"Para eksportir membela produksi dan lapangan kerja dalam negeri dengan menjaga produk-produk Iran di pasar global. Mereka berperan dalam kemenangan Iran dan orang-orang Iran di pasar dunia," tegasnya.
Pemerintah Iran, tutur Rouhani, berupaya untuk menjaga roda perputaran ekspor Iran dengan berbagai kebijakannya saat ini.
Pemerintah Iran mengajukan gugatan kepada AS di Mahkamah Internasional (ICJ) yang dkabulkan oleh organisasi internasional itu. ICJ meminta AS memenuhi komitmennya terhadap JCPOA.
Pada 8 Mei 2018, Presiden AS, Donald Trump mengumumkan negaranya keluar dari JCPOA, dan menjatuhkan sanksi nuklir terhadap Iran.(PH)