Deputi Menlu Iran Peringatkan JCPOA dalam Kondisi Sulit
https://parstoday.ir/id/news/iran-i64691-deputi_menlu_iran_peringatkan_jcpoa_dalam_kondisi_sulit
Deputi Menteri Luar Negeri Iran urusan politik dalam seminar kerja sama nuklir damai Iran dan Eropa di Brussels mengatakan, kesepakatan nuklir Iran, JCPOA adalah prestasi politik penting dan Iran secara penuh menjaga komitmennya dalam kesepakatan ini, namun realitasnya hingga kini strategi nyata yang memungkinkan Iran menikmati manfaat ekonomi belum terwujud.
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Nov 27, 2018 12:24 Asia/Jakarta
  • Abbas Araghchi
    Abbas Araghchi

Deputi Menteri Luar Negeri Iran urusan politik dalam seminar kerja sama nuklir damai Iran dan Eropa di Brussels mengatakan, kesepakatan nuklir Iran, JCPOA adalah prestasi politik penting dan Iran secara penuh menjaga komitmennya dalam kesepakatan ini, namun realitasnya hingga kini strategi nyata yang memungkinkan Iran menikmati manfaat ekonomi belum terwujud.

Deputi Menlu Iran urusan politik, Sayid Abbas Araghchi memperingatkan, berlanjutnya proses ini tidak terlalu menggembirakan dan kesepakatan ini sekarang berada dalam kondisi yang sulit.

Seminar kerja sama nuklir damai internasional Iran dan Uni Eropa bertema "prestasi dan harapan" hari Senin (26/11/2018) digelar di Brussels dan ditutup hari ini Selasa (27/11). Seminar ini digelar di saat perundingan Iran dengan tiga negara Eropa untuk mencapai mekanisme keuangan khusus terus berlangsung.

Di tengah ancaman dan sanksi Amerika Serikat, kesepakatan nuklir Iran saat ini berhadapan dengan situasi baru yang memerlukan langkah lebih serius untuk menjaga kelangsungannya.

reaktor nuklir Iran

Di sisi lain Uni Eropa tidak punya pilihan lain selain menghadapi tekanan Amerika, akan tetapi seberapa efektif langkah ini masih perlu dipikirkan lebih jauh.

Salah satu pakar sanksi dari Reed Smith, Brett Hillis mengatakan, tidak ada apapun dalam program kerja Uni Eropa yang bisa menghindarkan perusahaan-perusahaan Eropa yang beroperasi di Iran dari situasi sulit.

Deputi Menlu Iran urusan politik di Brussels mengatakan, pengoperasian mekanisme keuangan khusus Eropa sangat urgen untuk kelanjutan kerja sama nuklir damai dan realisasi Lampiran 3 JCPOA.

Berdasarkan Lampiran 3 JCPOA ini diatur sejumlah program yang disepakati kedua pihak termasuk program uji coba reaktor nuklir Boushehr dan kerja sama dalam membangun pusat tinggi keamanan nuklir dengan investasi 25 juta euro dari Uni Eropa. (HS)