Ghasemi: Mekanisme Keuangan Iran-Uni Eropa Masih Digodok
https://parstoday.ir/id/news/iran-i64938-ghasemi_mekanisme_keuangan_iran_uni_eropa_masih_digodok
Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, mekanisme finansial khusus Iran-Uni Eropa, SPV masih dikaji dan harapan Republik Islam Iran dalam hal ini sepenuhnya jelas.
(last modified 2026-03-05T04:17:08+00:00 )
Des 03, 2018 15:43 Asia/Jakarta
  • Bahram Ghasemi
    Bahram Ghasemi

Juru bicara Kementerian Luar Negeri Iran mengatakan, mekanisme finansial khusus Iran-Uni Eropa, SPV masih dikaji dan harapan Republik Islam Iran dalam hal ini sepenuhnya jelas.

IRIB (3/12/2018) melaporkan, Jubir Kemenlu Iran, Bahram Ghasemi, Senin (3/12) dalam jumpa pers dengan wartawan dalam dan luar negeri terkait mekanisme finansial khusus Iran-Uni Eropa menerangkan, karena beberapa alasan khusus sampai sekarang kerangka mekanisme ini belum sempurna, selain itu Iran juga menuntut Eropa untuk lebih serius sehingga mekanisme ini bisa direalisasikan oleh dua pihak.

Terkait molornya waktu implementasi komitmen Eropa pasca keluarnya Amerika Serikat dari kesepakatan nuklir Iran, JCPOA, Ghasemi menjelaskan, proses implementasi mekanisme keuangan membutuhkan waktu dan tingkat kerumitan masalah disertai tekanan luar biasa Amerika, menjadi hambatannya.

Jubir Kemenlu Iran sehubungan dengan gelombang propaganda baru Amerika terkait program rudal Iran dan statemen Utusan khusus Amerika untuk Iran, Brian Hook soal terbukanya opsi militer mengatakan, pernyataan pejabat Amerika ini terkadang kekanak-kanakan dan sebagian besarnya tidak perlu direspon, karena seringkali tidak masuk akal.

Zarif dan Mogherini

Ghasemi menegaskan, penguatan kemampuan pertahanan merupakan bagian dari kebijakan pertahanan dan pencegahan Iran, dan pihak lain tidak bisa mencegah Iran memperkuat pertahanannya.

Menurut Ghasemi, di saat Amerika mengekspor senjata-senjata pemusnah massal ke negara-negara kawasan dan menciptakan krisis, maka dapat dipastikan ia tidak bisa menasihati negara lain soal penguatan pertahanannya.

"Opsi militer terhadap Iran sudah kadaluarsa dan tidak mungkin direalisasikan, dan masalah penting ini lahir dari kurangnya pengalaman Brian Hook, karena Iran adalah negara kuat dan berbeda dengan negara lain yang menjadi target serangan," pungkasnya. (HS)