Rahbar: Thaghut Masa Kini adalah Penguasa Amerika
-
Rahbar dalam pidatonya pada perayaan Hari Bi\'tsah Rasulullah Saw di Tehran.
Pemimpin Besar Revolusi Islam Iran, Ayatullah Sayid Ali Khamenei mengatakan, "Saya sudah tekankan kepada para pejabat bahwa pekerjaan utama adalah rekonstruksi dan rehabilitasi kerusakan yang diakibatkan oleh banjir."
Rahbar menyampaikan hal itu dalam pertemuan dengan para pejabat negara, duta besar negara-negara Muslim dan masyarakat, yang bertepatan dengan perayaan Hari Bi'tsah Rasulullah Saw di Tehran, Rabu (3/4/2019).
Berbicara tentang musibah banjir yang terjadi di beberapa provinsi Iran, Ayatullah Khamenei menuturkan bahwa dalam peristiwa ini, kerja keras masyarakat, semangat solidaritas dan mobilitas di antara mereka sangat baik.
"Bangsa Iran dengan jiwanya terjun ke lapangan dan membantu pekerjaan para pejabat. Para pejabat juga mampu mengambil langkah-langkah pertama berkat dukungan masyarakat," tambahnya.
Di bagian lain pidatonya, Rahbar berbicara tentang Hari Bi'tsah Rasulullah Saw dan menganggap pengutusan para nabi di tengah berbagai umat sebagai sebuah gerakan besar dengan orientasi tauhid dan penghambaan serta penolakan terhadap thaghut.
"Sebenarnya, thaghut adalah front yang selalu melawan gerakan tauhid, contoh dari mereka saat ini adalah para penguasa di Amerika dan beberapa negara lain," ujarnya.
"Agresi rezim Zionis selama bertahun-tahun adalah contoh nyata dari perang yang dikobarkan oleh kekuatan penindas, sementara perlawanan para pejuang Palestina dan Hizbullah Lebanon serta pertahanan delapan tahun bangsa Iran adalah contoh nyata dari jihad di jalan Allah Swt," jelas Ayatullah Khamenei.
Menurutnya, Revolusi Islam Iran adalah kelanjutan dari Bi'tsah Rasulullah Saw.
"Alasan memusuhi sistem Republik Islam sama seperti alasan permusuhan kubu thaghut dengan gerakan tauhid. Jika ada yang berkata, 'jangan ciptakan permusuhan,' ini adalah pernyataan keliru, karena kubu thaghut menentang prinsip tauhid. Amerika dan antek-anteknya seperti Al Saud, tidak akan rela kecuali kita menarik diri dari gerakan di jalan tauhid," ungkapnya.
Ayatullah Khamenei menegaskan bahwa jika bangsa Iran terus melanjutkan jalannya seperti sekarang ini, tentu mereka akan menang terhadap musuh yaitu Amerika dan antek-anteknya. (RM)