Baeidinejad: Militer AS tidak Berani Laksanakan Instruksi Trump anti IRGC
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69198-baeidinejad_militer_as_tidak_berani_laksanakan_instruksi_trump_anti_irgc
Duta besar Republik Islam Iran di Inggris, Hamid Baeidinejad seraya mengisyaratkan langkah Amerika Serikat anti Sepah Pasdaran Iran (IRGC) menekankan, militer Amerika Serikat tidak berani melaksanakan instruksi Gedung Putih anti Pasdaran Iran.
(last modified 2026-07-22T14:56:22+00:00 )
Apr 12, 2019 11:54 Asia/Jakarta
  • Hamid Baeidinejad, Dubes Iran di London
    Hamid Baeidinejad, Dubes Iran di London

Duta besar Republik Islam Iran di Inggris, Hamid Baeidinejad seraya mengisyaratkan langkah Amerika Serikat anti Sepah Pasdaran Iran (IRGC) menekankan, militer Amerika Serikat tidak berani melaksanakan instruksi Gedung Putih anti Pasdaran Iran.

Hamid Baeidinejad saat diwawancarai televisi CNN yang dirilis Kamis sore (11/4) menambahkan, militer AS jika melaksanakan instruksi Gedung Putih terkait pelabelan teroris terhadap Pasdaran Iran, maka lembaga revolusi ini akan memberi balasan tegas kepada mereka.

Pasukan Sniper Pasdaran

Seraya menjelaskan bahwa keputusan AS anti Pasdaran kian membuat bangsa Iran bersatu, Baeidinejad mengatakan, keputusan keliru Presiden AS Donald Trump akan memiliki hasil yang sebaliknya.

Dubes Iran di Inggris saat menyinggung upaya AS dan sekutunya di kawasan Asia Barat untuk mengucilkan Tehran mengungkapkan, Iran saat ini dalam kondisi yang baik bagi kerja sama di kawasan dan kerja sama Tehran dengan Baghdad, Kabul, Islamabad dan seluruh negara dikawasan mengindikasikan hal ini.

Pemerintah AS pada Sabtu 8 April 2019, sebagai kelanjutan aksi anti Iran dan kebijakan represif terhadap pasukan yang berhasil menggagalkan Washington meraih ambisinya di kawasan melalui perjuangan mereka melawan kelompok teroris mengumumkan rencana pelabelan Sepah Pasdaran sebagai kelompok teroris.

Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran saat merespon langkah Amerika ini menyatakan, pasukan Amerika di kawasan Asia Barat (CENTCOM) dan seluruh pasukan yang berafiliasi dengannya akan dicap sebagai teroris. (MF)