Jalili: AS Keliru, Nasib Daesh akan Menanti CENTCOM
https://parstoday.ir/id/news/iran-i69205-jalili_as_keliru_nasib_daesh_akan_menanti_centcom
Wakil Rahbar di Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Saeed Jalili seraya mengisyaratkan langkah Amerika Serikat anti Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau Sepah Pasdaran menekankan, AS jika melakukan kesalahan maka nasih Daesh (ISIS) akan menanti pasukan komando negara ini di Asia Barat (CENTCOM).
(last modified 2025-07-30T02:55:16+00:00 )
Apr 12, 2019 13:10 Asia/Jakarta
  • Saeed Jalili
    Saeed Jalili

Wakil Rahbar di Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran, Saeed Jalili seraya mengisyaratkan langkah Amerika Serikat anti Korps Garda Revolusi Islam Iran (IRGC) atau Sepah Pasdaran menekankan, AS jika melakukan kesalahan maka nasih Daesh (ISIS) akan menanti pasukan komando negara ini di Asia Barat (CENTCOM).

Saeed Jalili Kamis sore (11/4) dalam wawancaranya dengan Kanal dua televisi Iran menjelaskan bahwa Iran termasuk korban teroris. "Ketika kelompok teroris munafikin Mujahidin-e Khalq (MKO) meneror lebih dari 17 ribu warga Iran, kelompok ini malah mendapat dukungan dari Amerika Serikat," papar Jalili.

CENTCOM

Seraya mengisyaratkan kejahatan AS terhadap rakyat dunia, Jalili menjelaskan, pemboman Heroshima, perang di Vietnam, dukungan terhadap rezim Zionis Israel, agresi ke Irak dan Afghanistan serta pembentukan kelompok teroris Daesh merupakan contoh dari aksi-aksi teror Amerika Serikat.

Wakil Rahbar di Dewan Tinggi Keamanan Nasional Iran ini menyinggung kebijakan gagal Amerika di kawasan Asia Barat dan mengatakan, AS selama 40 tahun lalu mengalami kekalahan telak dari Iran, oleh karena itu, Washington marah terhadap rakyat Iran dan Sepah Pasdaran.

Jalili juga menjelaskan bahwa Presiden AS Donald Trump melakukan kebodohan dengan kembali menerapkan sanksi anti Iran. "Iran sebagai negara yang memiliki 15 negara tetangga dan memiliki kapasitas besar serta sumber daya manusia (SDM) yang penuh motivasi, tidak akan pernah mengalami kebuntuan," tegas Jalili. (MF)