Mahmoud Alavi: Pelabelan Teroris kepada IRGC Tidak Pengaruhi Kinerjanya
-
Menteri Intelijen Iran Mahmoud Alavi
Menteri Intelijen Republik Islam Iran mengatakan, pengaruh dominan Sepah Pasdaran (IRGC) sebagai sebuah angkatan bersenjata berada di dalam negeri, oleh karena itu, pelabelan teroris oleh AS kepada IRGC tidak akan berpengaruh pada kinerja dan kekuatan lembaga ini.
Seperti dilaporkan MNA, Sayid Mahmoud Alavi seraya mengisyaratkan persatuan dan solidaritas rakyat Iran dengan Sepah Pasdaran menjelaskan, sekutu AS menawarkan kesepakatan kepada Iran, karena mereka menemukan bahwa presiden Amerika Serikat tidak membuat kesalahan dengan semua kebisingan.
Seraya menjelaskan kekuatan Republik Islam Iran bersumber dari iman rakyat dan pemimpin yang cakap, Mahmoud Alavi menambahkan, bangsa Iran akan melanjutkan jalannya dan upaya Amerika tidak akan berhasil.
Rakyat Iran hari Jumat (12/4) menggelar aksi demo memprotes langkah permusuhan Donald Trump yang melabeli Sepah Pasdaran sebagai kelompok teroris. Melalui aksinya tersebut rakyat Iran menyuarakan dukungannya kepada IRGC.
Pemerintah AS 8 April 2019 mencantumkan Sepah Pasdaran di list kelompok terorisnya. Ini sebuah langkah anti Iran dan represi kepada kekuatan yang berhasil menggagalkan Washington meraih ambisinya di kawasan dengan perjuangan mereka melawan kelompok teroris.
Di sisi lain, Dewan Tinggi Keamanan Nasional saat merespon langkah permusuhan Amerika tersebut menyatakan pasukan Amerika di kawasan Asia Barat (CENTCOM) dan pasukan yang berafiliasi dengannya sebagai kelompok teroris. (MF)