Menlu Iran Bantah Klaim Mossad
https://parstoday.ir/id/news/iran-i70813-menlu_iran_bantah_klaim_mossad
Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyampaikan sikap tegas menyikapi tudingan terbaru Mossad mengenai kasus aksi sabotase terhadap kapal tanker minyak di pelabuhan Al Fujairah.
(last modified 2026-03-03T08:52:08+00:00 )
Jun 06, 2019 06:37 Asia/Jakarta
  • Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif
    Menlu Iran, Mohammad Javad Zarif

Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran menyampaikan sikap tegas menyikapi tudingan terbaru Mossad mengenai kasus aksi sabotase terhadap kapal tanker minyak di pelabuhan Al Fujairah.

"Tim pembohong 'B' kembali menyulut kekacauan," ujar Mohammad Javad Zarif hari Rabu (5/6)

Sehari sebelumnya, media rezim Zionis melaporkan, setelah berlalu tiga pekan dari peristiwa aksi sabotase terhadap kapal tanker minyak di pelabuhan Fujairah, dinas intelejen Israel, Mossad berupaya meyakinkan AS supaya mengumumkan Iran sebagai pelaku serangan tersebut.

"Iran berulangkali mengingatkan kekeliruan informasi dalam masalah ini, tapi Mossad terus menyampaikan informasi menyimpang yang menuding Iran bermain dalam aksi sabotase al-Fujairah," tegas Zarif dalam cuitan di Twitternya.

 

Dinas intelejen rezim Zionis Israel, Mossad

Pada 12 Mei 2019 muncul berita kontroversial tentang aksi sabotase di pelabuhan Al-Fujairah, wilayah timur Uni Emirat Arab UEA). Pada awalnya, pejabat UEA membantah insiden ini, tapi kemudian kementerian luar negeri UEA mengumumkan empat kapal tanker minyak menjadi sasaran aksi sabotase di zona perairan negaranya.

Tidak lama kemudian, Penasehat Keamanan Nasional AS, John Bolton segera melayangkan tudingan infaktual terhadap Tehran dengan menuding Iran bermain dalam aksi sabotase tersebut.

Klaim Bolton ini bersamaan dengan pernyataan Putera Mahkota Arab Saudi, Mohamed bin Salman, dan Perdana Menteri Rezim Zionis Israel, Benyamin Netanyahu dan Putera Mahkota Uni Emirat Arab, Mohamed Bin Zayed.

Keempat orang ini disebut Zarif sebagai 'Tim B" yang berupaya memprovokasi AS supaya melancarkan opsi militer terhadap Iran.(PH)