Araqchi: Tujuan dari Penurunan Komitmen, Mempertahankan JCPOA
-
Abbas Araqchi
Deputi bidang politik menteri luar negeri Iran mengatakan, tujuan Tehran menurunkan komitmen JCPOAnya adalah untuk mempertahankan kesepakatan nuklir.
Sayid Abbas Araqchi dalam wawancaranya dengan televisi RT sesi bahasa Arab yang disiarkan Selasa (12/11) menjelaskan, berdasarkan butir 36 JCPOA, jika pihak lain di kesepakatan ini tidak mampu menjalankan komitmennya, Iran berhak secara penuh atau sebagian, menurunkan komitmennya. Oleh karena itu, Iran melakukan hal ini secara bertahap sehingga masih terbuka peluang diplomasi.
Seraya menjelaskan tidak ada keraguan bahwa Iran tidak menginginkan senjata nuklir, tapi malah memusuhi senjata pemusnah massal tersebut, Araqchi menambahkan, kebijakan nuklir Iran sangan jelas dan transparan serta berdasarkan fatwa Rahbar, Imam Khamenei, penggunaan senjata nuklir hukumnya haram serta program seperti ini tidak ada tempat di ideologi keamanan Republik Islam Iran.
"Iran menjalankan seluruh komitmennya di kesepakatan nuklir, namun disayangkan pihak lain di JCPOA tidak menjalankan komitmennya. Selain itu, Badan Energi Atom Internasional (IAEA) sejak laporan pertamanya yang dirilis berkaitan dengan JCPOA senantiasa menekankan bahwa Iran komitmen dengan janjinya. Oleh karena itu, tidak ada yang dapat mempertanyakan Iran terkait masalah ini," ungkap Araqchi.
Diplomat senior Iran ini menambahkan, sangat disayangkan Barat hanya fokus pada satu masalah yakni pelucutan senjata nuklir dan mengurngai penyebaran senjata pemusnah massal, tapi mereka tidak melaksanakan kesepakatan internasional dan tidak mengakui hak negara lain dalam memanfaatkan program nuklir untuk kepentingan damai (energi nuklir). (MF)