Putri Syahid Solaemani: Ayah Renggut Tidur Nyenyak Para Penindas !
Putri Syahid Letnan Jenderal Qasem Solaemani, komandan Pasukan Quds Korps Garda Revolusi Islam Iran, mengatakan, "Ayah saya telah merenggut tidur nyenyak semua penindas, tiran dan takfiri, dan nama Haji Qasem Solaemani sekarangpun mengguncang Zionisme, takfirisme dan imperialis,".
Zainab Soleimani, putri Syahid Soleimani, pada acara prosesi duka ayahnya yang berlangsung di Universitas Tehran hari Senin (6/1/2020) menegaskan kembali sumpah Letnan Jenderal Qassim Suleimani untuk syahid demi melawan musuh-musuh Islam dan Iran.
"Ayahku, tokoh strategi dalam kalkulasi kekuatan dan perilaku musuh. Dalam setiap perang dan pertempuran, kecintaannya terhadap kesyahidan yang membuatnya menjadi orang paling depan dalam memerangi musuh," ujar Zainab Solaemani.
"Ayahku berjuang tanpa kenal lelah dan penuh keberaniaan selama lebih dari 40 tahun hingga kesyahidannya demi melawan musuh-musuh Islam dan kemanusiaan," tegas putri Solaemani.
Ia juga menekankan bahwa Amerika dan Zionis harus tahu bahwa kesyahidan ayahku akan menyulut kebangkitan fitrah manusia dalam perlawanan menghadapi para penindas global, sehingga kehidupan dan jaring laba-laba yang mereka bangun akan porak-poranda.
Zainab Solaemani dalam pidatonya menyampaikan pesan tegas kepada Presiden AS Donald Trump, dengan mengatakan, "Trump si penjudi, asumsi jahatmu dalam memisahkan dua bangsa Iran dan Irak tidak lain dari kesalahan strategis, dan tumpahnya darah dua Mujahidin besar telah menjadikan ikatan bersejarah Iran dan Irak semakin kuat dan menimbulkan kebencian abadi terhadap Amerika,".
Putri Syahid Solaemani juga menyinggung keputusan parlemen Irak mengenai keluarnya AS dari negara itu hari Minggu (5/1/2020), dan menambahkan, "Keluarga tentara Amerika di Asia Barat yang telah menyaksikan kehinaannya dalam pertempuran di Suriah, Irak, Lebanon, Afghanistan, Yaman, dan Palestina, kini sedang menghitung hari kematian anak-anak mereka dalam beberapa waktu mendatang,".(PH)