Kolombia: Eropa dan Amerika Latin Suspensi Perjanjian dengan Israel
-
Presiden Kolombia Gustavo Petro
ParsToday – Presiden Kolombia mendesak negara-negara Amerika Latin dan Eropa untuk mengikuti contoh Perdana Menteri Italia dan menangguhkan perjanjian pertahanan dengan rezim Zionis.
Menurut laporan Pars Today mengutip IRNA, Rabu, 15 April 2026, Gustavo Petro di akun resmi media sosial X menulis bahwa Perdana Menteri Italia telah memutuskan untuk menangguhkan perjanjian dengan Israel. "Saya menyambut keputusannya dan mengusulkan agar seluruh Eropa dan Amerika Latin mengikutinya untuk melemahkan agresinya di Timur Tengah."
Ia menambahkan dalam pesannya bahwa dialog antar peradabanlah yang mengarah pada perdamaian, sementara roket yang diarahkan pada peradaban hanya akan membawa pada akhir umat manusia.
Situs Spanyol El Diario hari ini (Rabu) dalam laporannya menyatakan bahwa citra rezim Israel telah merosot ke titik terendah dalam sejarah. Genosida di Gaza dan perang terhadap Iran telah menghancurkan kredibilitas Tel Aviv. Netanyahu telah mengubah rezim ini menjadi agen kekacauan di Timur Tengah, dan jika perlu, ia siap memicu resesi global untuk mengalahkan Tehran.
Di tengah ketegangan hubungan antara rezim Zionis dengan sejumlah negara, termasuk Spanyol dan Korea Selatan, Perdana Menteri Italia Giorgia Meloni menangguhkan perpanjangan otomatis perjanjian pertahanan dengan rezim tersebut.
Pemimpin oposisi rezim Zionis, Yair Lapid, menggambarkan keputusan pemerintah Italia untuk menangguhkan perjanjian kerja sama keamanan dengan rezim tersebut sebagai "kegagalan memalukan" baru bagi Perdana Menteri Benjamin Netanyahu.
Merujuk pada posisi politik Perdana Menteri Italia, ia menambahkan bahwa Giorgia Meloni bukanlah pemimpin Eropa kiri progresif, melainkan bagian dari kubu konservatif kanan dan sangat memahami perlunya memerangi terorisme.
Lapid menegaskan bahwa pengambilan keputusan semacam itu oleh Meloni menunjukkan kedalaman krisis diplomatik Tel Aviv, dan menambahkan bahwa pemerintah telah gagal mempertahankan dan memperkuat kepentingan Israel, bahkan dengan mereka yang dianggap sebagai sekutu alami dan teman.
Spanyol juga baru-baru ini mendesak penangguhan perjanjian Uni Eropa dengan rezim Zionis.
Perdana Menteri Spanyol Pedro Sánchez menyatakan bahwa Tel Aviv telah melakukan pelanggaran nyata terhadap hukum internasional dan melanggar klausul perjanjian ini. Ia meminta Uni Eropa untuk menangguhkan perjanjian kerja sama dengan Israel.(sl)