Rangkuman Debat Capres Iran 2021 Putaran Pertama
https://parstoday.ir/id/news/iran-i98508-rangkuman_debat_capres_iran_2021_putaran_pertama
Para kandidat pemilu presiden Iran beradu gagasan seputar program ekonomi mereka selama acara debat pertama yang disiarkan langsung di televisi dan radio IRIB, Sabtu (5/5/2021) sore.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Jun 06, 2021 13:09 Asia/Jakarta
  • Debat pertama capres Iran.
    Debat pertama capres Iran.

Para kandidat pemilu presiden Iran beradu gagasan seputar program ekonomi mereka selama acara debat pertama yang disiarkan langsung di televisi dan radio IRIB, Sabtu (5/5/2021) sore.

Debat pertama ini berlangsung selama tiga jam dan dibagi dalam dua sesi yang diselingi waktu istirahat selama 15 menit.

Capres yang mendapat nomor urut satu, Saeed Jalili memaparkan program ekonominya dengan penekanan pada pemberantasan kemiskinan. Dia mengatakan, perencanaan yang cermat harus dilakukan untuk menciptakan lapangan kerja, menghidupkan sektor pertambangan, melarang ekspor mentah bahan tambang, meningkatkan nilai mata uang nasional dan mewujudkan lonjakan produksi.

Sementara itu, Capres Sayid Ebrahim Raisi menuturkan salah satu progam utama ekonominya adalah menciptakan daya tarik untuk menggairahkan sektor produksi dan mewujudkan lapangan kerja.

“Memberantas korupsi di berbagai bidang, mengendalikan inflasi dan memecahkan masalah di sektor mata pencaharian masyarakat akan menjadi prioritas saya,” tegasnya.

Capres nomur urut tiga, Sayid Amirhossein Qazizadeh Hashemi memandang inflasi sebagai persoalan utama ekonomi Iran dan menekankan bahwa nilai mata uang nasional harus dipulihkan.

Menurutnya, beberapa undang-undang ekonomi di sektor perbankan dan bursa saham perlu direvisi untuk menjamin kepentingan rakyat dan memecahkan masalah ekonomi.

Capres Alireza Zakani menjelaskan bahwa semua sektor ekonomi, manajemen, budaya, sosial dan politik luar negeri harus segera ditangani dan direformasi.

“Fokus dan prioritas pemerintahnya adalah memacu sektor produksi, mereformasi manajemen, memberantas korupsi, serta mengejar pertumbuhan ekonomi dan distribusi kekayaan secara tepat,” ungkapnya.

Foto para capres Iran.

Sementara itu, Mohsen Rezaei mengkritisi bahwa hubungan pemerintah dengan ekonomi dan hubungan ekonomi dengan rakyat belum diatur dengan baik.

Dia menerangkan bahwa program meningkatkan bantuan tunai, menciptakan bisnis berbasis rumah tangga, membangun perumahan rakyat dan memerangi kemiskinan akan menjadi prioritas utamanya.

Capres nomor urut enam, Mohsen Mehr Alizadeh menyatakan bahwa tidak adanya sebuah model pembangunan yang sudah terbukti secara ilmiah khususnya di bidang pembangunan ekonomi, merupakan salah satu persoalan Iran saat ini.

“Di antara program prioritas pemerintahan saya adalah menghapus hambatan produksi, membebaskan pajak produksi, mengarahkan likuiditas ke sektor produksi, menciptakan lapangan kerja, membangkitkan sektor pariwisata dan mengatasi masalah lingkungan,” jelasnya.

Capres Abdolnasser Hemmati mengatakan masalah utama saat ini terkait dengan pengendalian likuiditas dan perlunya perubahan dalam memanajemen ekonomi.

“Saya akan memberikan perhatian serius pada sektor pertanian dan mata pencaharian masyarakat sebagai prinsip terpenting dalam pemerintahan,” ujarnya.

Debat capres Iran putaran kedua akan diselenggarakan pada 8 Juni mendatang dan debat ketiga pada 12 Juni. Pemilu Presiden Iran periode ke-13 akan dilaksanakan pada 18 Juni 2021. (RM)