Petronas Malaysia Incar Kondensat Iran
-
Malaysia
Petroliam Nasional Berhad (Petronas) Malaysia, bermaksud untuk meng-upgrade salah satu kilangnya di wilayah Kerteh di Trengganu dekat Kuala Lumpur, dan dalam implementasinya memerlukan kondensat gas dari Pars Selatan, Iran.
IRNA melaporkan, Petronas bermaksud meng-upgrade kilang minyak Kerteh hingga tahun 2022, selain untuk memproduksi bahan bakar berkualitas lebih tinggi, juga untuk memperluas minyak mentah Tapisnya.
Minyak mentah 'Tapis' Malaysia digunakan sebagai patokan harga di Singapura.
Sementara minyak Brent atau West Texas Intermediate tidak masuk transaksi, indeks tersebut digunakan sebagai patokan untuk harga minyak di pasar Asia dan Australia.
Zubaidi Ahmad, direktur manager Petronas di provinsi Trengganu, dalam sebuah jumpa pers di Singapura mengatakan "Kami juga mengacu proses kondensat gas dari beberapa titik seperti Pars Slatan Iran, atau Australia dan Qatar."
Berdasarkan laporan yang sama, upgrade "Kerteh", akan berlangsung selama empat tahun, akan memungkinkan produksi bahan bakar yang dapat memenuhi standar Euro 5, namun tidak mengubah kapasitas produksi perusahaan tersebut.(MZ)