Pameran NatSec Resmi Dibuka di Malaysia
-
Najib saat membuka pameran NetSec
Pameran internasional Keamanan Nasional Asia 2018 (NatSec) ke-16 dibuka hari Senin (16/4) di Kuala Lumpur dan dihadiri sekitar 1500 peserta dari 60 negara dunia.
IRNA melaporkan, pameran ini termasuk dari salah satu lima pameran pertahanan dan militer terbesar dunia dan dihadiri 10 menteri pertahanan dari berbagai negara Asia serta sejumlah perusahaan termasuk perusahaan Air Bus Perancis dan Boeing dari Amerika serta Kawasaki Heavy dari Jepang. Pameran ini akan berlangsung dari tanggal 16 hingga 19 April 2018.
Menteri Pertahanan Malaysia, Hishammuddin Hussein di acara pembukaan pameran ini menyebut terorisme sebagai ancaman terbesar bagi kawasan Asia Tenggara yang juga mencakup Malaysia. Ia menilai kehadiran anasir bersenjata yang berafiliasi dengan kelompok radikal dan teroris di kawasan ini sebagai fenomena baru dan berbahaya. Contohnya adalah serangan Daesh ke Provinsi Marawi di Filipina tahun 2017 dan serangan teror di Jakarta, Indonesia di tahun 2016.
Menhan Malaysia menilai perang kontra terorisme membutuhkan kerja sama antar negara. "NatSec dapat membantu untuk merealisasikan tujuan ini," paparnya.
Di antara peserta NatSec kali ini adalah Indonesia, Thailand, Filipina, Kamboja, Singapura, Uni Emirat Arab, Laos, Republik Azerbaijan, Rusia, Turki, Pakistan, Korea Selatan, Jepang, Cina serta sejumlah negara lain seperti Australia, Bosnia, Jerman, Amerika, Inggris, Ukraina, Belanda, Swiss, Spanyol, Perancis dan Afrika Selatan.
Pameran yang digelar sejak tahun 1988 tersebut hingga kini secara berkala digelar di Kuala Lumpur.(MF/PH)