Mahathir Seru Rakyat Malaysia Cintai Produk Dalam Negeri
https://parstoday.ir/id/news/malaysia-i69467-mahathir_seru_rakyat_malaysia_cintai_produk_dalam_negeri
Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad atau yang juga dikenal dengan sebutan Dr. M setelah kembali berkuasa di negara Asia Tenggara ini berencana merevormasi kebijakan ekonomi dan mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri di belanja keluarga Malaysia serta menggenjot industri negara ini.
(last modified 2025-07-30T06:25:16+00:00 )
Apr 22, 2019 21:11 Asia/Jakarta
  • PM Malaysia Mahathir Mohamad
    PM Malaysia Mahathir Mohamad

Perdana Menteri Malaysia, Mahathir Mohamad atau yang juga dikenal dengan sebutan Dr. M setelah kembali berkuasa di negara Asia Tenggara ini berencana merevormasi kebijakan ekonomi dan mendorong peningkatan konsumsi produk dalam negeri di belanja keluarga Malaysia serta menggenjot industri negara ini.

Menurut laporan IRNA Senin (22/4), Mahathir Mohamad meminta warga Malaysia mengubah budaya konsumsi dan belanja produk asing dan dengan membeli produk dalam negeri, membantu industri nasional.

Mobil Produk Malaysia

Patut dicatat, pintu Malaysia terbuka lebar bagi impor produk berbagai negara dan mayoritas warga Malaysia membandingkan produk dalam negeri dan impor saat membeli kebutuhan mereka. Hal ini terlihat jelas ketika mereka membeli kendaraan dan mobil produk Jepang serta Korea. Kondisi ini tak lepas dari perhatian Mahathir Mohamad.

Politikus dan ekonomi kawakan Malaysia ini setelah berkuasa sejak tahun lalu hingga kini berusaha mendukung industri dalam negeri dan mengubah kecenderungan warga Malaysia dalam mengkonsumsi produk asing dengan memberi infromasi yang diperlukan dan menyuntikkan dana serta paket budaya.

Mahathir sebelumnya saat mengkritik kecenderungan terhadap produk asing di negaranya mengtakan, meski sistem pasar bebas diterapkan di Korea dan Jepang, namun warga kedua negara ini ketika membeli barang, mereka memperioritaskan produk dalam negeri daripada produk asing, namun rakyat Malaysia cenderung membeli produk asing ketimbang produk dalam negeri.

Seraya menyesalkan sikap rakyat Malaysia yang tidak memperhatikan prestasi mereka menekankan, jika keluarga Malaysia memperioritaskan pembelian produk dalam negeri, bahkan kualitas produk dalam negeri semakin membaik dibanding sebelumnya, karena hal ini akan memberi peluang lebih baik kepada mereka. (MF)