-
Prancis Dihantui Aljazair, Negara Bekas Jajahannya
Aug 28, 2022 10:45Presiden Prancis Emmanuel Macron telah mengunjungi Aljazair.
-
Iran Terus Mengembangkan Kemampuan Drone
Aug 27, 2022 10:58Iran telah memamerkan kekuatan drone yang terus berkembang.
-
Krisis Politik Pakistan
Aug 27, 2022 08:09Ketegangan politik memanas di Pakistan.
-
Demi Keamanan Nasional, Taiwan akan Naikkan Anggaran Pertahanan
Aug 25, 2022 16:32Taiwan berencana menaikkan anggaran pertahanan baru untuk tahun depan sehingga total akan mencapai 19 miliar dolar Amerika Serikat (AS).
-
Tim Sniper Iran Raih Peringkat Pertama Kompetisi Sniper 2022
Aug 25, 2022 15:46Kompetisi Sniper Internasional 2022 tahun ini berlangsung di Yazd, Republik Islam Iran dan diikuti oleh tim-tim penembak jitu khusus dan elit dari Rusia, Belarus, Zimbabwe, Cina dan Uzbekistan, yang bersaing dalam 22 item.
-
Inggris Didesak untuk Bertindak atas Aktivis Saudi yang Dipenjara
Aug 25, 2022 10:33Kementerian luar negeri Inggris telah didesak untuk campur tangan setelah seorang mahasiswa PhD dari Universitas Leeds dipenjara di Arab Saudi karena berbagi posting Twitter yang kritis terhadap Riyadh. Tweet tersebut telah membuat warga negara Saudi, Salma al-Shehab, 34 tahun.
-
Perang Rusia dan Ukraina Memasuki Hari ke-182
Aug 24, 2022 17:02Perang antara Rusia dan Ukraina telah memasuki hari ke-182 pada Rabu, 24 Agustus 2022, yang bertepatan dengan Hari Kemerdekaan Ukraina. Negara-negara Barat, terutama Amerika Serikat (AS) telah berjanji akan memberikan bantuan jangka panjang kepada Ukraina.
-
Mali Menuntut Diakhirinya Intervensi Prancis
Aug 24, 2022 10:47Ketegangan meningkat antara Prancis dan Mali.
-
Karpet Persia Mendapatkan Kembali 'Pijakan yang Hilang' di Pasar Global
Aug 24, 2022 07:30Iran telah menjadi tuan rumah pameran karpet Persia. Acara ini diadakan untuk mempromosikan karpet tenunan tangan Iran di panggung domestik dan global, karena telah kehilangan pijakannya di pasar internasional.
-
Bukti Dakwaan Kuat, Banding Mantan PM Malaysia Ditolak!
Aug 23, 2022 16:32Pengadilan tertinggi Federal Malaysia menolak banding terakhir yang diajukan mantan Perdana Menteri Najib Razak dan menguatkan vonis yang dijatuhkan terhadapnya terkait skandal korupsi 1Malaysia Development Berhad (1MDB).