Kawasan Memanas: Iran Peringatkan AS "Kami Akan Merespons" Setiap Provokasi Israel
https://parstoday.ir/id/news/iran-i192104-kawasan_memanas_iran_peringatkan_as_kami_akan_merespons_setiap_provokasi_israel
Pars Today - Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran memperingatkan bahwa jika AS tidak mampu menahan dan mengendalikan rezim Zionis, Iran tidak akan mentolerir ancaman apa pun terhadap dirinya sendiri.
(last modified 2026-06-26T11:53:00+00:00 )
Jun 26, 2026 20:18 Asia/Jakarta
  • Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran
    Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran

Pars Today - Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran memperingatkan bahwa jika AS tidak mampu menahan dan mengendalikan rezim Zionis, Iran tidak akan mentolerir ancaman apa pun terhadap dirinya sendiri.

Melansir IRNA, 26 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Markas Besar Khatam Al-Anbiya Republik Islam Iran menyatakan:

"Kami menganggap pergerakan dan kehadiran pesawat-pesawat militer tentara teroris rezim Zionis di langit beberapa negara tetangga menuju Iran sebagai tindakan berbahaya dan ancaman terhadap Iran."

Markas Khatam Al-Anbiya memperingatkan, "Jika AS tidak mampu menahan dan mengendalikan rezim Zionis, Republik Islam Iran tidak akan mentolerir ancaman apa pun terhadap dirinya sendiri, dan menganggap dirinya berhak untuk merespons tindakan berbahaya ini."

Pernyataan Markas Khatam Al-Anbiya ini adalah salah satu ancaman paling tegas yang pernah dikeluarkan oleh Iran sejak MoU ditandatangani. Dengan mengatakan bahwa mereka akan merespons "tindakan berbahaya" ini, Iran mengirim pesan yang sangat jelas: "Kami akan mengambil tindakan sendiri jika AS tidak bisa mengendalikan sekutunya."

Konteks Peringatan:

Pergerakan Pesawat Israel: Iran mengklaim bahwa pesawat-pesawat Israel telah terbang di langit beberapa negara tetangga menuju Iran. Ini bisa merujuk pada penerbangan pengintaian atau persiapan untuk serangan potensial. Dengan secara terbuka menyebut ini sebagai "ancaman", Iran menciptakan dasar untuk tindakan pembalasan jika terjadi sesuatu.

Ujian bagi AS: Pernyataan ini adalah ujian bagi pemerintah AS. Jika AS tidak dapat mengendalikan Israel, atau bahkan tidak mau berusaha, Iran akan mengambil tindakan sendiri. Ini menempatkan AS dalam posisi yang sulit: harus memilih antara mengendalikan sekutunya atau menghadapi eskalasi militer dengan Iran.

"Kami Tidak Akan Mentolerir Ancaman": Dengan mengatakan bahwa Iran tidak akan mentolerir ancaman, Markas Khatam al-Anbiya menegaskan bahwa Iran memiliki garis merah yang tidak akan dilanggar. Ini adalah peringatan bahwa jika Israel atau AS melanggar batas, akan ada respons militer.(Sail)