Terobosan Medis Iran: Obat Anti-Kanker dari Pista Tembus Paten Internasional
-
Dr. Hadi Zare Zardini, anggota fakultas Departemen Teknik Biomedis Universitas Meybod di Yazd
Pars Today - Dr. Hadi Zare Zardini, anggota fakultas Universitas Meybod di Yazd, selatan Iran, berhasil mendaftarkan paten internasional untuk obat anti-kanker yang berbasis pada peptida yang diekstrak dari pista di Kanada.
Melansir IRIB, 28 Juni 2026, Pars Today melaporkan bahwa Dr. Hadi Zare Zardini, anggota fakultas Departemen Teknik Biomedis Universitas Meybod di Yazd, berhasil mengembangkan obat anti-kanker ini dengan mengekstrak peptida anti-kanker dari pista dan mengenkapsulasikannya ke dalam nanopartikel protein kedelai, serta mendaftarkan paten internasional untuk penemuan ini.
Dalam penemuan ini, dua peptida bioaktif baru, yang dinamai menurut salah satu desa di Provinsi Yazd ("Zardin"), diisolasi dari hidrolisat protein pista. Peptida ini telah terbukti memiliki efek anti-kanker dalam uji laboratorium. Setelah ekstraksi, mereka dimasukkan ke dalam kapsul yang terbuat dari nanopartikel protein untuk meningkatkan stabilitas, kelarutan, dan pengiriman yang ditargetkan ke sel-sel kanker. Obat ini mampu secara signifikan menghambat pertumbuhan tumor dan bertindak sebagai obat yang efektif dalam pengobatan kanker.
Obat ini, yang telah terdaftar sebagai paten internasional, menawarkan pendekatan baru dalam pengobatan kanker dan diharapkan dalam waktu dekat, obat-obatan berbasis peptida ini akan diproduksi secara massal dan tersedia di pasar terapi global sebagai pilihan pengobatan yang efektif bagi pasien kanker.
Produksi obat ini dan pendaftaran paten internasionalnya dilakukan dalam rangka implementasi ketentuan "Nota Kesepahaman Kerja Sama Ilmiah dan Penelitian Internasional Bersama antara Universitas Meybod dan Universitas Pavol Jozef Šafárik di Slovakia", yang ditandatangani pada bulan Desember tahun lalu oleh Dr. Abbas Niknejad, Rektor Universitas Meybod, dan Dr. Andrej Jenča, perwakilan Universitas Pavol Jozef Šafárik. Proyek ini didanai dan dikerjakan dengan kolaborasi ilmiah para peneliti dari universitas Eropa bergengsi tersebut.
Dalam beberapa tahun terakhir, Universitas Meybod tampaknya telah melangkah menuju globalisasi dan transformasi menjadi universitas internasional dengan fokus pada penandatanganan nota kesepahaman internasional bersama dengan universitas-universitas terkemuka dunia, melakukan penelitian dan proyek penelitian internasional bersama dengan para peneliti terkemuka, menyelesaikan semua tahapan penerimaan mahasiswa internasional, serta berpartisipasi aktif dan meraih peringkat yang layak dalam sistem pemeringkatan internasional universitas-universitas terbaik dunia.
Penemuan ini menunjukkan bahwa pistachio, yang merupakan salah satu komoditas ekspor utama Iran, memiliki potensi yang jauh lebih besar dari sekadar camilan. Ekstraksi peptida bioaktif dari protein pistachio dan penggunaannya dalam terapi kanker membuka peluang baru bagi industri farmasi dan pertanian Iran.
Penggunaan nanopartikel protein pistachio untuk mengenkapsulasi peptida adalah langkah penting dalam meningkatkan efektivitas obat. Nanopartikel memungkinkan pengiriman yang lebih tepat sasaran ke sel-sel kanker, mengurangi efek samping pada sel-sel sehat, dan meningkatkan stabilitas obat dalam tubuh.
Pemberian nama peptida ini menurut nama sebuah desa di Yazd ("Zardin") adalah tindakan simbolis yang menghubungkan penemuan ilmiah ini dengan akar budaya dan geografis Iran. Ini adalah cara untuk menunjukkan bahwa inovasi dapat lahir dari mana saja, bahkan dari daerah-daerah terpencil.(Sail)