Ansarullah: AS, Komandan Asli Agresi Militer ke Yaman
Ketua Dewan Politik Gerakan Rakyat Yaman, Ansarullah menilai Amerika Serikat sebagai komandan perang Yaman, sementara pasukan agresor merupakan boneka-boneka negara itu.
"AS menggunakan boneka-bonekanya untuk memaksa rakyat Yaman bertekuk lutut, namun upaya ini sia-sia," kata Saleh al-Sammad, Rabu (10/2/2016) seperti dikutip jaringan televisi al-Masirah.
Ia menambahkan, para pejabat AS telah gagal dalam konfrontasi dengan rakyat Yaman, oleh karena itu mereka membawa boneka-bonekanya ke medan konfrontasi, di mana pimpinan mereka adalah Arab Saudi dan sekutunya.
Pasca 10 bulan agresi, kata al-Sammad, orang-orang Amerika mengira rakyat Yaman akan menyerah, oleh karena itu, mereka secara langsung memantau serangan besar ke Taiz, Marib, al-Jawf dan perbatasan Sanaa, serta berusaha memetik kemenangan ilusi.
Ketua Dewan Politik Ansarullah meminta rakyat Yaman untuk memahami bahwa perang saat ini adalah perang eksistensi dan martabat, di mana waktu untuk mobilisasi umum guna menghadapi pasukan agresor dan penjajah, telah tiba.
Agresi militer koalisi Arab pimpinan Arab Saudi ke Yaman yang didukung oleh AS 26 Maret 2015 hingga sekarang telah merenggut nyawa lebih dari 8.000 orang dan melukai belasan ribu lainnya. (IRIB Indonesia/RA)