Menlu Suriah Bongkar Negara Mana Pendukung Teroris
Menteri Luar Negeri Suriah mengatakan bahwa kelompok teroris Jabhat al-Nusra dan Daesh masih ada di barat laut dan timur laut Suriah dengan dukungan Turki dan Amerika Serikat.
Menteri Luar Negeri Suriah Faisal Mekdad dalam sebuah wawancara dengan Al-Akhbariya pada Senin (27/12/2021) malam mengatakan negaranya sebagian besar telah menang melawan terorisme dan akan terus berjuang hingga tuntas.
"Pemerintah Turki menginginkan kehancuran dan ketidakstabilan Suriah, tapi kami masih berunding dengan negara ini untuk memulangkan warga Suriah," ujar Menlu Suriah.
"Rezim Turki telah menduduki sebagian wilayah Suriah, tetapi kami akan membebaskannya; Apakah itu Idlib atau wilayah utara maupun perbatasan antara Suriah dan Turki," tegasnya..
Mengenai milisi Kurdi yang dikenal sebagai Pasukan Demokratik Kurdi Suriah yang berafiliasi dengan AS, menteri luar negeri Suriah mengungkapkan bahwa mereka tidak memiliki kendali atas wilayah mana pun, tetapi AS yang mendukung mereka dan memanfaatkannya.
Ia juga mengutuk sanksi AS yang menindas terhadap rakyat Suriah. Mekdad menegaskan bahwa sanksi ekonomi Amerika Serikat dan negara-negara Barat terhadap rakyat Suriah adalah ilegal demi mewujudkan ambisi mereka.
Amerika Serikat telah menargetkan Suriah dengan berbagai sanksi sejak tahun 2011. Sebagai anggota utama front perlawanan, Suriah memainkan peran kunci dalam melawan konspirasi dan tindakan AS-Zionis-Saudi di kawasan.(PH)