Gencatan Senjata akan Dimulai di Suriah
Wakil Menteri Luar Negeri Republik Islam Iran untuk Urusan Arab dan Afrika mengabarkan kesepakatan gencatan senjata di Suriah.
Hossein Amir-Abdollahian mengungkapkan hal itu di akhir pertemuan kelompok internasional untuk menyelesaikan krisis Suriah di Munich, Kamis (11/2/2016) malam.
Menurutnya, gencatan senjata telah disepakati di semua lokasi yang disetujui di Suriah kecuali tempat-tempat yang diduduki oleh kelompok-kelompok teroris.
"Gencatan senjata secepat mungkin dalam dua atau tiga hari mendatang dan pengiriman bantuan kemanusian ke semua wilayah Suriah termasuk kota al-Fuah, Kafarya dan al-Zabadani adalah termasuk dari tema-tema yang dibahas dalam pertemuan Munich," jelasnya.
Wamenlu Iran untuk Urusan Arab dan Afrika lebih lanjut menyinggung berbagai tantangan dalam konferensi Munich.
"Daftar kelompok-kelompok teroris hingga sekarang belum pasti. Selain itu, sejumlah pihak masih memaksakan kebijakan-kebijakan kelirunya," ujarnya.
Amir-Abdollahian juga menyinggung kelanjutan perundingan damai Suriah di Jenewa.
Konferensi Keamanan Munich Ke-52 digelar mulai 12-14 Februari. Menurut rencana, 23 kepala negara dan puluhan menteri luar negeri, termasuk Menlu Iran dan Arab Saudi akan menghadiri konferensi ini. (IRIB Indonesia/RA)